Powered by Blogger.

Pondok dan Halaman Tempat Bercerita :)

-Khairiah_p- Virtual Home


Pandan 07 April 2010

Rasanya aku terjebak lagi pada hal yang sama
Pada kebodohan yang sama

Terima kasih untuk semuanya, untuk mimpi indah tak tergapai darimu..

Terima kasih untuk pernah menjadi bagian terindah dari rentang waktu yg kujalani
Terakhir…
Aku hanya bisa bilang…." selamat tinggal.. "
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
GELAP, sunyi, gelap, sunyi; sudah aku duga ada yang tak beres pada April kali ini. Matahari bersinar jelas dan percakapan-percakapan jatuh di jalan-jalan seperti hujan, seperti simfoni, tapi yang mengepungku masih saja bernama gelap dan sunyi.

Barangkali, sebab jauh dari rumah, dari ibu , jarak kemudian melamurkan pandangan demi memantik rindu yang berhulu dari kenangan. Oh, jarak, kepadanya pernah aku menitip harap teramat banyak, namun akhirnya hanya tersisa tak ada yang kita; hanya ada kau yang saja dan aku tak pernah ada.

Aku tahu, April  tak kunjung ramah pada kelopak bunga musim semi dan hujan hujan terus menggenangi  kotaku , meninggalkan kesegaran Tapi mengapa April kali ini juga tak ramah padaku? Dalam gelap, dalam sunyi; tak kumiliki April kali ini. Juga kau yang memanggilku dengan nama orang lain.

Gelap, sunyi, gelap, sunyi; untuk gelap aku nyalakan lampu, buat sunyi aku tulis puisi. Menulis puisi, sayangku, tak seperti membangun museum atau surga; penghuninya tak akan abadi begitu saja. Menulis puisi tak ubahnya seperti aku membakar jantung sendiri, namun tak kau lihat apa pun selain asap dan api. juga ketiadaanmu

 seperti aku menulis puisi
seperti aku mencintai kau

Malam, 06 April 2010
( Kan kuanggukan setiap Tanya , kan ku  "iya" kan setiap jawab yang sampai padaku.. toh aku sudah sunyi  )
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Aku terdampar di dunia yang antah brantah. Menyihir pesona ilalang yang terbentur purnama. Mati dikutuk senja. Dan, di temaramnya yang datang menyeruak. Aku terhimpit sepi. Terjebak sunyi.

Begitu senyap di ruang ini. Sungguh, kesunyian ini begitu sederhana dan indah. sebuah kesunyian yang kandas. Kesunyian tanpa tapal batas. Sebuah lorong gelap yang terus memanjang tanpa ujung. Dan, aku tak melihat titik cahaya di sana. Aku tak melihatnya.


Aku bercanda dalam kesunyian ini. Berlari-larian dari tembok satu ke tempok lain. Meraba dan terus meraba. Aku bercanda dengan suara keheningan. Aku tersenyum dan ingin memeluknya. Memeluk kesunyian yang sungguh indah bagiku. Seperti hari ini.


Mungkin aku hanyalah satu dari sekian juta orang yang terasing oleh keadaan. Aku sendiri dan menyenangi keheningan. Karenanya, aku bisa melihat semua kegundahan dan keinginan hati. Kesunyian yang mengantarkanmu pada kulminasi pemikiran. Dan bergerak menuju cinta yang hakiki. Pemilik kesunyian.


Alangkah indahnya kesunyian ini. Aku bisa sepuas-puasnya bersenggama dengan sepi. Aku bisa mencumbuinya dengan linangan tawa dan airmata. Dalam dalam kehangatan tubuh kesunyian dan kerinduan dari keheningan aku menyatu dengan energi yang ada. Lantas, aku menjadi ada dari ketiadaan ini.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Gempa tadi pagi asli buat Shock . Huhft ..
Mpe pusing dan menggigil kaki rasanya 

Memang sengaja saya masih bermalas malasan di kasur sehabis adzan , saya memang sedang tidak sholat , Eh , tiba tiba saja serasa ada yang menggoyang , Tapi makin kencang , berlari ke lemari mencari jilbab , huhft saya nggak bisa nemukannya karna gelap , lampu seketika mati  , dan jadilah saya keluar dengan pakai celana Sepeda " pendek ketat " dan Baju tak berlengan warna kuning itu .. Owh .. Masa Allah , saya nggak tau lagi harus gimana.

" Allah paham Tuh "

Anak Mess ribut ngegodain saya dengan penampilan " Aneh ini " karna saya  yang tidak pernah sama sekali melepaskan jilbab selangkah pun  dari pintu Mess ,,

Dalam hati nggak tenang , saya Gulung rambut , sanggul hingga tak " terlalu kusut " nampaknya.
huhft ... Masih Ngucap , dan berbisik " Syukur Syukur nggak ada yang lihat " huhft ..
Tapi saya yakin , pasti ada yang telah sengaja dan tidak melihat saya dengan kondisi seperti itu ..T_T

Maaf kan saya Ya Allah .. Saya Mohon Ampun , sungguh peristiwa tadi pagi diluar kesanggupan saya ...
hmmm...

Pelajarannya adalah :
* Siapkan jaket dan jilbab selalu di gantungan Lemari ..Karna situasi tidak bisa ditentukan belakangan ini  >.<
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Seperti apa aku memaknai jiwamu
seperti cermin retak bukan pada bingkainya
membelah wajahku  berkaca-kaca

Seperti apa aku memaknai cintamu
seperti kenangan menebar kebencian
dan menyemai dendam

Seperti apa aku memaknai kamu
seperti aku yang menutup pintu
mematikan lampu
dan diam dalam keheningan.


Pantai pandan  Maret '10
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Tadi malam  aku Kesrempet .. "Dukk--- SRETTT .". Stang Sebuah becak rasanya menusuk bagian perut dan pinggangku , Gigi Motor ku dan cagaknnya sampai bengkok nggak berbentuk , NAAs bangetT.. 
padahal aku Nggak ngebut , Tidak seprrti biasanya , bawa Motor selalu diatas 65 km/jam.  Aku bawa Motornya sangat Pelan , Posisi ku juga tidak salah ,sebuah Becak di depanku mutar  balik arah , Tanpa melihat aku dibelakangnya secara mendadak . dan jadilah aku ter " Tatih Tatih " nyampai ke Kantor Hari nih .. Hiks 
Nggak berani Lapor ma orang Tua  , Takutnya yang ada Motor ku Bakal disita , 
Moga Moga Nggak gitu parah , Hari nih rencananya mau periksa ke Dokter Boni , sedikit gembung di daerah betis karna ada luka kecil yang agak dalam ditulang keras ..
Takutnya ini berbahaya .. kalo memar memar dan Ngilunya aku rasakan didaerah Pinggang dan perut, Ya Allah  Smoga Nggak Terjadi Apa Apa .. dengan Tubuhku  Amin ,, Kok ngilu Sekali Pinggangku Hari ini ??

:( 

Saat dalam keadaan sakit seperti ini , aku malah selalu mengingat dialog orang tuaku saat beberapa kali aku jatuh naik motor  :

Ibu : " Itu lah , makanya Jangan cari bahaya , dilarang keluar malam , masih aja ia  keluar malam , ingat mata ia itu .. udah minus 2 pun ..Khawatir sedikit lah  dengan tubuhmu nak "

Ayah : " hmm.. sabar bu , diobatin aja lah .. anaknya itu juga bukan boneka,,, "
 
hehehee,,, Dialog itu Memberikan Kerinduan ... 
Ayah yang " sangat santai " dalam ngadapin setiap apapun dalam hidup , dan ibu dengan Tingkat ke khawatiran yang berlebihan ..
Setidaknya dialog itu bikin segaris senyum dibibirku pagi ini , sambil melihat luka dan merasakan ngilu ngilu ini :) Cepatlah Sore .. aku Ingin Berobat !!
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Seorang Isteri dan Ibu biasa biasa saja, Bekerja Sebagai Ibu Rumah Tangga dan Akuntan BUMN , Welcome to My Virtual Home :)

TIME

Ikuti Kami di Medsos Lain yah !

  • Apresiasi Sastra
  • Blog Puisi
  • dakwah Muslimah
  • facebook
  • Google+
  • instagram
  • My Facebook
  • pinterest
  • Tanya Jawab Masalah Islam
  • twitter
  • youtube

Categories

  • Cerita Kehamilan
  • Cerita Keluarga
  • FIKSI
  • Menuju Jalan Menyetia
  • TAMBAHKAN CINTA

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • November 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • December 2013 (1)
  • May 2013 (5)
  • April 2013 (1)
  • March 2013 (2)
  • December 2012 (2)
  • October 2012 (2)
  • September 2012 (2)
  • July 2012 (1)
  • April 2012 (1)
  • February 2012 (1)
  • December 2011 (1)
  • November 2011 (7)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • August 2011 (1)
  • July 2011 (7)
  • April 2011 (1)
  • March 2011 (1)
  • February 2011 (1)
  • January 2011 (1)
  • December 2010 (3)
  • November 2010 (3)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (4)
  • August 2010 (13)
  • July 2010 (12)
  • June 2010 (24)
  • May 2010 (26)
  • April 2010 (32)
  • March 2010 (19)
  • February 2010 (7)
  • January 2010 (1)
  • December 2009 (3)
  • November 2009 (3)
  • July 2009 (1)
  • April 2009 (3)
  • March 2009 (20)
  • February 2009 (2)
  • January 2009 (1)
  • December 2008 (5)
  • November 2008 (11)
  • March 2008 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates