Powered by Blogger.

Pondok dan Halaman Tempat Bercerita :)

-Khairiah_p- Virtual Home


Hari ini tanggal 25 september , dan itu artinya besok tepat sebulan saya menjadi tunangan seseorang sejak tanggal 26 agustus yang lalu  :)
sebenarnya sih masih kayak mimpi, kok bisa yah saya jadi sama dia ? dan memutuskan menikah diusia 22 tahun ? hellow :D kemana cita cita saya menikah setelah lulus S1 dulu -_-"
yup, kadang kadang begitulah alur hidup , susah ditebak, sulit dipahami 
Jangan bilang hidup dan hubungan saya  sama siabang  itu bahagia terus, salah besar. proses kita berdua sampai di titik ini bisa dibilang panjang dan banyak  banget ujiannya.
Tapi Alhamdulillah , setiap ada masalah, InsyaAllah kami selalu berdiskusi panjang, berargumen ini itu, sampai kami bisa pilih solusi yang paling baik dari masalah yang kami temui ..

Ohh.. iya , saya juga sering banget dapet pertanyaan begini dari teman teman
" Hah, kamu mau nikah? sama siapa ? apa ? sama dia? "
hehe.. saya tidak tahu, entah karena si Abang yang notabene cuma OS di PLTU labuhan angin sana teman teman mungkin menilai saya tidak pantas buat dia.
hehehe.. saya kadang bahkan heran, malah ada yang komen kayak gini kesaya
"kamu kan bisa dapet lebih dari dia"
Astaghfirullah , beberapa pertanyaan yang mengarah kepada "hal hal yang meremehkan" abang
kalau tidak terlalu signifikan kadang cuma saya jawab
" mengapa emangnya kalo abang yang jadi suami saya, dimana letak ketidak sesuaiannya InsyaAllah abanglah yang terbaik "
Tapi kadang orang orang tertentu susah diberikan penjelasan, karena tujuan utamanya sebenarnya hanya menghina , Nauzubillah, dan kalo udah nemu orang orang kayak gini, saya yah cepat cepat kabur aja.. dari pada capek pikiran capek hati nanggepinnya ..iya gak !!

Alhamdulillah, kalo boleh sedikit memuji, Insyallah abang itu orang yang membuat saya selalu merasa lengkap :) ditengah hiruk pikuk dan masalah kalo ada dia, InsyaAllah semuanya akan aman aman saja akan baik baik saja. ini ada alasan yang membuat saya tidak mampu menolak pinangan abang ke saya

dan hampir sebulanan ini jadi tunangannya pertanyaan itu kembali mengaung ..
"Sudah siap menikah dengan dia ? "
dan dalam hati saya sudah mantap menjawab " Bismillahirrahmanirrahim , saya siap "
:)

Share
Tweet
Pin
Share
6 komentar


Alhamdulillah , sampai juga ditahap ini , ditahap heboh dan rempong ngurusin pritilan pernikahan dengan Daisypath yang menunjukkan angka "2 bulan , 2 minggu dan 5 hari " menuju tanggal pernikahan #lapkeringet

saya dan siabang adalah sosok yang benar benar memahami proses dan masa masa seperti ini adalah masa yang menguras tenaga , materi , pikiran dan bahkan airmata
tapi InsyaAllah kebersamaan kami dan sikap pedulinya dia ke saya  bisa menghantarkan setiap progress yang ada dengan lebih baik, lebih berasa , tepatnya lebih tenang. gak kebayang kalo seandainya menikah dengan orang yang jauh dari kita .. bisa mumet banget kan jalaninnya sendirian .. 

saya adalah orang yang perfect banget ngurus ini itu, jangankan untuk acara nikahan yang nota bene InsyaAllah cuma sekali seumur hidup,  untuk pesta undangan setiap hari minggu saja sejak mulai senin sebelumnya saya udah mulai siapin apa apa yang harus dipakai dan dibawa .. hehe
hal ini berbanding terbalik dengan abang yang tidak terlalu peduli detail dan susah untuk merencanakan sesuatu kalo nggak kefefet banget .. tapi syukur Alhamdulillah, karna saya berusaha melibatkan abang dalam  setiap progress pritilan yang ada,  sekarang dia bisa mulai memahami ..
sampai sampai dia komen gini " MENIKAH ITU RIBET BANGET YA DEQ "
yah jelas aja saya jadi bengong  .. :D dan bilang " ENGGAK , GAMPANG KOK " #DENGANGIGIGEMELETUK :))




Sejauh ini saya kadang sampai susah tidur mikirkan ini itunya, vendor vendor yang belum kelar, baju akad yang belum jadi bahkan salah ambil bahan :((  dan ternyata bahan yang saya pilih gak bisa dimodel seperti yang saya mau .. haduh kalo semua kehendak hati ini harus disesuaikan, rasanya saya udah tersedu sedu karna semuanya belum rampung padahal waktu udah semakin menipis ...
kadang saya mikir, apa saya terlalu prefecsionis banget yah ?? jadi semuanya harus tepat seperti yang saya mau ..

satu hal yang bikin saya tetap semangat itu yah abang itu tadi .. siap siaga , nemani setiap ada kesempatan belanja belinji , ngurus surat  suratan , suntik menyuntik, ngurus pritilan barang barang yang harus dibawa (seserahan akad) , survey harga dibeberapa toko supaya dapet yang paling murah (Capeng Hemat) dan selalu ngasih masukan yang positif dan jarang nolak setiap ide yang saya lontarkan ..
Alhamdulillah sejauh ini  hal ini banget yang bikin hati saya selalu adem ditengah pusingnya mikirin semuanya  (tiom kening abang, eh belom muhrim ) :D
Kemarin ditengah segala kehebohan ini saya menemukan Artikel bagus di wall sahabat saya .. dan ini kayaknya juga perlu saya share buat teman teman saya nanti :

#Persiapan Nikah yang Barakah#
1. Jangan pernah terbersit niat bikin undangan yg mahal2. Tak ada artinya sama sekali. Ia hanya akan berakhir di tempat sampah. Pilihlah yg murah tapi manfaatnya ada. Ada yg desain kalender meja, kumpulan doa
, berisi nasehat2 kebaikan yg tahan lama. Sekedar berbagi, saya memilih desain buku 22 halaman yg berisi kumpulan doa keluarga islami, nasehat dan doa kebaikan
, serta kalender di akhir buku. Jika kapan2 kalian berminat meniru, saya masih menyimpan file-nya.

2. Jangan pernah terbersit niat berfoto pre-wedding. Foto romantis bersama pasangan tak halalmu itu bisa diganjar dg ribuan kali lipat dosa, sebanyak ia tercetak dan terlihat oleh yg akan kau undang. Sabarlah, usai nikah silahkan puaskan hasrat berfotomu dg kekasih halalmu. Foto post wedding moga lebih berkah.

3. Jangan pernah terbersit niat menjadikan pernikahan sebagai ajang untuk menyebut dan membangga-banggakan gelar akademis, gelar kehormatan, jabatan, serta beragam hal yg tak relevan dg nikahmu. Apalagi mencantumkannya di undangan. Ingat, kau hendak nikah, bukan hendak cari beasiswa.

4. Jangan bermewah dalam acara. Bukan mahalnya biaya nikah yg jadi penjamin keutuhan dan kebahagiaan rumah tanggamu kelak. Bukan kesan 'wah' yg mengutuhkan keluargamu. Justru dalam kesederhanaan yg penuh ketawadhu'an, serta berharap hadirnya doa-doa tulus yg jadi perantara Tuhan untuk menghadirkan bahagia dalam rumah tanggamu.

5. Hindari sajian hiburan yg tak elok dinikmati. Tujuan walimah adalah mengabarkan pernikahan serta menampung doa keberkahan dari undangan. Hindari dangdutan dg penyanyi seksi, apalagi musik Arab dg tarian perut. Yg Arab juga belum tentu islami. Saya dulu lebih tertarik menghadirkan sahabat2 Cinta Rebana ITS yg membawakan shalawat yg teriring murni dg rebana. Tanpa iringan lain. Moga lebih sesuai sunnah.

6. Hindari beragam aktivitas yg mengundang murka-Nya. Sesajen, pawang hujan, hitungan hari baik, serta beragam ritual yg tak rasional dan tak relevan dalam agama. Banyak2lah ngobrol dg keluarga tentang persiapan yg lebih baik, agar pas hendak nikah, tak terjadi perdebatan antara kalian dg keluarga.


 yang paling saya suka adalah kalimat :
"Justru dalam kesederhanaan yg penuh ketawadhu'an, serta berharap hadirnya doa-doa tulus yg jadi perantara Tuhan untuk menghadirkan bahagia dalam rumah tanggamu." ihh .. luluh lantak #sesenggukan
Semoga semuanya semakin lancar yah Amin amin :)



Share
Tweet
Pin
Share
6 komentar

Semua orang, siapa pun itu, pasti punya masalahnya sendiri saya ? tentu saja .
Semua manusia punya ketakutannya masing-masing.
Takut mati, takut gagal, takut menghadapi hidup dan segala persoalan kehidupan.
Saya  juga hidup dengan masalah saya .
Dan kadang saya benci kalau orang menggambarkan –atau membayangkan– saya sebagai perempuan sabar, 
Kata siapa? Kata siapa saya sabar dan tegar ? Siapa bilang saya kuat?
Saya, di luar yang terlihat atau berusaha saya perlihatkan ke permukaan, tetaplah perempuan dan manusia biasa.
saya seorang wanita hampir 22 tahun yang sakit ,
saya menderita endometriosis, penyakit yang ditakuti banyak wanita.
kadang perut saya kebas berlebihan, terutama saat saya sedang menstruasi.
Ada saat-saat saya jatuh jumpalitan terguling-guling karena masalah keluarga saya ,
konflik konflik kecil dengan orang tua, saudara, teman, sahabat, rekan kerja bahkan pacar.
ada kalanya saya merasa sendirian sekali  dan takut pada banyak hal.
Dan tanpa saya sadari, kadang ketakutan-ketakutan itu sedemikian hebatnya sampai-sampai saya lupa satu hal: bahwa Tuhan, sang Maha Segalanya
Dia ada. Dekat, sangat dekat, lebih dekat bahkan dari batang leher saya.
Tuhan menjaga supaya jantung saya tetap berdenyut hingga hari itu tiba, saat
Dia memanggil saya pulang.



Semua yang saya alami beberapa bulan belakangan ini membawa saya kepada satu pemahaman baru. Hal mendasar yang seharusnya saya mengerti sejak dulu, yaitu bahwa semua ketakutan saya sama sekali tidak beralasan. Malu rasanya kalau masih saja mengeluhkan ini itu padahal kalau mau menghitung-hitung, bahkan kalkulator paling canggih pun tidak akan mampu menerjemahkan apa saja yang telah Tuhan berikan kepada saya hingga hari ini.
saya masih memiliki orang tua yang lengkap, mengingatkan ini dan itu dengan bawel ketika saya lupa akan diri saya.
masih ada adik adik yang selalu kangen saya,
masih memiliki dia (pacar saya) yang masih tetap memanggil  "dek" , "sayang," walaupun saya sedang setengah pingsan kesakitan karena penyakit ini, memegang tangan dingin saya,  selalu meminta maaf, padahal saya pun kadang tidak mengerti dimana letak kekesalan saya padanya , yang selalu bilang "jangan lah mada (nakal) dek sama pantangan, biar cepat sembuh"
ahh .. saya mau meleleh kalo dia terlalu mengkhawatirkan saya seperti itu :)

Menyaksikan Tuhan memoles hidup saya dengan orang2 indah seperti itu, rasanya tak cukup kalau saya katakan bahwa saya takjub. Saya bersyukur , sungguh ...


Share
Tweet
Pin
Share
8 komentar
Kanda

kanda  bangun !!!

Dengarkan aku,
kita telah berhasil membutakan mata badai yang mengamuk semalam.
Kini hanya tersisa ekornya yang membuntuti di buritan,
dan lihatlah kita masih melaju

Tidak lama lagi akan kita hirup sedalam-dalam yang mampu kita hirup;
aroma tanah,
rerumputan,
dan embun di dedaunan. Aku berjanji.

Esok kita tak harus menenggak air laut yang menyakitkan kerongkongan ini.
Esok kita tak harus takut badai yang berikutnya .
Esok pun kita tak harus takut lagi berharap dimana kita akan berlabuh.

kanda , adakah kamu mendengarku?



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Byar,
sekali ini saya benar benar serasa dihantam batu di kepala,
Linglung dan merasa bersalah
apa yang saya telah mulai,
sudah terjalin beberapa langkah
dan sekarang saya merasa salah arah
saya ingin temukan jalan pulang, kalo tidak saya berharap ada yang menjemput saya dititik ini
menguatkan saya untuk berkata tidak,
menyerukan dengan lantang bukan kamu, bukan kamu tujuan saya
bukan kamu yang saya cari selama ini,
bukan kamu yang saya harapkan sebagai penunjuk arah saya dijalan itu
bukan kamu yang saya butuhkan
karena nyayatanya kekosongan itu sudah terasa diawal
maaf saya membohongi kamu
membiarkan kamu merasai saya melalui laku dan ucapan
saya bohong, sungguh
saya bohong menyayangi kamu
nyatanya saya sedang tidak merasa apa apa

katakanlah saya jahat
itu tidak penting, saya hanya ingin hidup yang semau saya
saya hanya ingin menentramkan hati saya
saya hanya ingin meyakinkan diri saya saat itu
bukan kamu yang saya cari
bukan kamu teduh yang saya harapkan dipukul satu pagi itu
bukan kamu
karna ini yang harus kamu tahu,
saya merasa ada dan tiada kamu sama
sama kosongnya, sama tidak berasanya.


Maaf atas kelancangan saya ini
kelancangan saya menyakiti kamu,
tapi kamu sepatutnya perlu tahu
saya bukan yang kamu ingini itu
saya ulangi, kamu berhak tahu ini 
Bagaimana bisa saya kamu jadikan the only one  itu
jika sepanjang malam neuron neuron saya dipenuhi dia,
saya  bahkan lihat nama dia seolah menggantikan tulisan SPBU
yang beberapa puluh meter tepat berada di hadapan kita
seperti menggantung di langit malam.
Disitulah saya , memikirkan dia dengan kamu
ada di samping saya berusaha  menyatakan perasaanmu

Ini memang gila,
Mohon maafkan saya
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar














C     CANTIKANLAH
H     HATINYA
I      INDAHKANLAH
W    WAJAHNYA , SERTA
A     AKHLAQNYA


Kamu punya panggilan kesayangan ??
saya punya , dan itu selalu saya panggil bagi bayi bayi yang baru lahir , " Chiw" atau " Chiwa" saya benar benar menyukai penyebutan katanya , gampang , ringan , asyik dan manja , saya suka sekali memanggil apapun yang saya sayangi dengan chiwa , atau chiw chiw
dan cukup saya yang tahu , dibalik panggilan itu saya melafadzkan doa sebenarnya , supaya mereka yang saya sayangi itu selalu seperti yang tergambar dalam panggilan kesayangan saya .
dan untuk kamu chiw chiw , dan chiwa chiwa saya :)
semoga senantiasa dalam doa saya ketika saya memanggilmu .. Amin 
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

-Hasan Aspahani,

INGATAN atasmu adalah gulma, 
kucabuti sesempatnya, 
lalu kau tumbuh lagi setabah waktu. 
Setahan itu kau bertahan, 
padaku yang tak bisa tahan.

Ingatan atasmu adalah benang laba-laba, 
sarang yang tak pernah selesai, 
merajut diri sendiri, 
tapi juga tak pernah bisa habis kubersihkan.

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Seorang Isteri dan Ibu biasa biasa saja, Bekerja Sebagai Ibu Rumah Tangga dan Akuntan BUMN , Welcome to My Virtual Home :)

TIME

Ikuti Kami di Medsos Lain yah !

  • Apresiasi Sastra
  • Blog Puisi
  • dakwah Muslimah
  • facebook
  • Google+
  • instagram
  • My Facebook
  • pinterest
  • Tanya Jawab Masalah Islam
  • twitter
  • youtube

Categories

  • Cerita Kehamilan
  • Cerita Keluarga
  • FIKSI
  • Menuju Jalan Menyetia
  • TAMBAHKAN CINTA

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • November 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • December 2013 (1)
  • May 2013 (5)
  • April 2013 (1)
  • March 2013 (2)
  • December 2012 (2)
  • October 2012 (2)
  • September 2012 (2)
  • July 2012 (1)
  • April 2012 (1)
  • February 2012 (1)
  • December 2011 (1)
  • November 2011 (7)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • August 2011 (1)
  • July 2011 (7)
  • April 2011 (1)
  • March 2011 (1)
  • February 2011 (1)
  • January 2011 (1)
  • December 2010 (3)
  • November 2010 (3)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (4)
  • August 2010 (13)
  • July 2010 (12)
  • June 2010 (24)
  • May 2010 (26)
  • April 2010 (32)
  • March 2010 (19)
  • February 2010 (7)
  • January 2010 (1)
  • December 2009 (3)
  • November 2009 (3)
  • July 2009 (1)
  • April 2009 (3)
  • March 2009 (20)
  • February 2009 (2)
  • January 2009 (1)
  • December 2008 (5)
  • November 2008 (11)
  • March 2008 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates