Powered by Blogger.

Pondok dan Halaman Tempat Bercerita :)

-Khairiah_p- Virtual Home


Semua orang, siapa pun itu, pasti punya masalahnya sendiri saya ? tentu saja .
Semua manusia punya ketakutannya masing-masing.
Takut mati, takut gagal, takut menghadapi hidup dan segala persoalan kehidupan.
Saya  juga hidup dengan masalah saya .
Dan kadang saya benci kalau orang menggambarkan –atau membayangkan– saya sebagai perempuan sabar, 
Kata siapa? Kata siapa saya sabar dan tegar ? Siapa bilang saya kuat?
Saya, di luar yang terlihat atau berusaha saya perlihatkan ke permukaan, tetaplah perempuan dan manusia biasa.
saya seorang wanita hampir 22 tahun yang sakit ,
saya menderita endometriosis, penyakit yang ditakuti banyak wanita.
kadang perut saya kebas berlebihan, terutama saat saya sedang menstruasi.
Ada saat-saat saya jatuh jumpalitan terguling-guling karena masalah keluarga saya ,
konflik konflik kecil dengan orang tua, saudara, teman, sahabat, rekan kerja bahkan pacar.
ada kalanya saya merasa sendirian sekali  dan takut pada banyak hal.
Dan tanpa saya sadari, kadang ketakutan-ketakutan itu sedemikian hebatnya sampai-sampai saya lupa satu hal: bahwa Tuhan, sang Maha Segalanya
Dia ada. Dekat, sangat dekat, lebih dekat bahkan dari batang leher saya.
Tuhan menjaga supaya jantung saya tetap berdenyut hingga hari itu tiba, saat
Dia memanggil saya pulang.



Semua yang saya alami beberapa bulan belakangan ini membawa saya kepada satu pemahaman baru. Hal mendasar yang seharusnya saya mengerti sejak dulu, yaitu bahwa semua ketakutan saya sama sekali tidak beralasan. Malu rasanya kalau masih saja mengeluhkan ini itu padahal kalau mau menghitung-hitung, bahkan kalkulator paling canggih pun tidak akan mampu menerjemahkan apa saja yang telah Tuhan berikan kepada saya hingga hari ini.
saya masih memiliki orang tua yang lengkap, mengingatkan ini dan itu dengan bawel ketika saya lupa akan diri saya.
masih ada adik adik yang selalu kangen saya,
masih memiliki dia (pacar saya) yang masih tetap memanggil  "dek" , "sayang," walaupun saya sedang setengah pingsan kesakitan karena penyakit ini, memegang tangan dingin saya,  selalu meminta maaf, padahal saya pun kadang tidak mengerti dimana letak kekesalan saya padanya , yang selalu bilang "jangan lah mada (nakal) dek sama pantangan, biar cepat sembuh"
ahh .. saya mau meleleh kalo dia terlalu mengkhawatirkan saya seperti itu :)

Menyaksikan Tuhan memoles hidup saya dengan orang2 indah seperti itu, rasanya tak cukup kalau saya katakan bahwa saya takjub. Saya bersyukur , sungguh ...


Share
Tweet
Pin
Share
8 komentar
Byar,
sekali ini saya benar benar serasa dihantam batu di kepala,
Linglung dan merasa bersalah
apa yang saya telah mulai,
sudah terjalin beberapa langkah
dan sekarang saya merasa salah arah
saya ingin temukan jalan pulang, kalo tidak saya berharap ada yang menjemput saya dititik ini
menguatkan saya untuk berkata tidak,
menyerukan dengan lantang bukan kamu, bukan kamu tujuan saya
bukan kamu yang saya cari selama ini,
bukan kamu yang saya harapkan sebagai penunjuk arah saya dijalan itu
bukan kamu yang saya butuhkan
karena nyayatanya kekosongan itu sudah terasa diawal
maaf saya membohongi kamu
membiarkan kamu merasai saya melalui laku dan ucapan
saya bohong, sungguh
saya bohong menyayangi kamu
nyatanya saya sedang tidak merasa apa apa

katakanlah saya jahat
itu tidak penting, saya hanya ingin hidup yang semau saya
saya hanya ingin menentramkan hati saya
saya hanya ingin meyakinkan diri saya saat itu
bukan kamu yang saya cari
bukan kamu teduh yang saya harapkan dipukul satu pagi itu
bukan kamu
karna ini yang harus kamu tahu,
saya merasa ada dan tiada kamu sama
sama kosongnya, sama tidak berasanya.


Maaf atas kelancangan saya ini
kelancangan saya menyakiti kamu,
tapi kamu sepatutnya perlu tahu
saya bukan yang kamu ingini itu
saya ulangi, kamu berhak tahu ini 
Bagaimana bisa saya kamu jadikan the only one  itu
jika sepanjang malam neuron neuron saya dipenuhi dia,
saya  bahkan lihat nama dia seolah menggantikan tulisan SPBU
yang beberapa puluh meter tepat berada di hadapan kita
seperti menggantung di langit malam.
Disitulah saya , memikirkan dia dengan kamu
ada di samping saya berusaha  menyatakan perasaanmu

Ini memang gila,
Mohon maafkan saya
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar














C     CANTIKANLAH
H     HATINYA
I      INDAHKANLAH
W    WAJAHNYA , SERTA
A     AKHLAQNYA


Kamu punya panggilan kesayangan ??
saya punya , dan itu selalu saya panggil bagi bayi bayi yang baru lahir , " Chiw" atau " Chiwa" saya benar benar menyukai penyebutan katanya , gampang , ringan , asyik dan manja , saya suka sekali memanggil apapun yang saya sayangi dengan chiwa , atau chiw chiw
dan cukup saya yang tahu , dibalik panggilan itu saya melafadzkan doa sebenarnya , supaya mereka yang saya sayangi itu selalu seperti yang tergambar dalam panggilan kesayangan saya .
dan untuk kamu chiw chiw , dan chiwa chiwa saya :)
semoga senantiasa dalam doa saya ketika saya memanggilmu .. Amin 
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
 
 
Pagi itu selalu seperti yang kuharapkan.
apa pun warnanya, ia mampu menghangatkan setiap jiwa
juga jiwa sepiku.
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

Kenapa kamu?
sama halnya, kenapa harus terasanya terhadap aku , ada di aku?
 Mungkin begini rasanya ketika langit bertemu awan.
 ketika ombak bertemu laut.
 ketika aku bertemu kamu.
 rasanya lengkap.
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar



Menunggumu adalah
tanah yang tabah menadah deras hujan.
Setia mendaraskan puisi dengan senyuman.
Meneteskan basah di samarsamar tangisan.
Sebab hanya dengan puisi aku dapat menemuimu dalam ketiadaan. 
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Older Posts

About me

Seorang Isteri dan Ibu biasa biasa saja, Bekerja Sebagai Ibu Rumah Tangga dan Akuntan BUMN , Welcome to My Virtual Home :)

TIME

Ikuti Kami di Medsos Lain yah !

  • Apresiasi Sastra
  • Blog Puisi
  • dakwah Muslimah
  • facebook
  • Google+
  • instagram
  • My Facebook
  • pinterest
  • Tanya Jawab Masalah Islam
  • twitter
  • youtube

Categories

  • Cerita Kehamilan
  • Cerita Keluarga
  • FIKSI
  • Menuju Jalan Menyetia
  • TAMBAHKAN CINTA

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • November 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • December 2013 (1)
  • May 2013 (5)
  • April 2013 (1)
  • March 2013 (2)
  • December 2012 (2)
  • October 2012 (2)
  • September 2012 (2)
  • July 2012 (1)
  • April 2012 (1)
  • February 2012 (1)
  • December 2011 (1)
  • November 2011 (7)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • August 2011 (1)
  • July 2011 (7)
  • April 2011 (1)
  • March 2011 (1)
  • February 2011 (1)
  • January 2011 (1)
  • December 2010 (3)
  • November 2010 (3)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (4)
  • August 2010 (13)
  • July 2010 (12)
  • June 2010 (24)
  • May 2010 (26)
  • April 2010 (32)
  • March 2010 (19)
  • February 2010 (7)
  • January 2010 (1)
  • December 2009 (3)
  • November 2009 (3)
  • July 2009 (1)
  • April 2009 (3)
  • March 2009 (20)
  • February 2009 (2)
  • January 2009 (1)
  • December 2008 (5)
  • November 2008 (11)
  • March 2008 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates