Powered by Blogger.

Pondok dan Halaman Tempat Bercerita :)

-Khairiah_p- Virtual Home



KAU  NGERTI  AGAMA ,
TAPI PERILAKU MU TAK MENCERMINKAN AGAMA ,
JADI SEMUA YANG KAU KATAKAN ITU SAMA DENGAN NOL.DIMATA SAYA  .COBAK SAYA TANYAK  KALO KAMU MATI , KAMU SANGGUP KUBUR SENDIRI , COBAK SAYA TANYAK , SANGGUP KAMU GALI KUBUR KAMU SENDIRI , KALO KAMU MATI SAYA BIARKAN SAJA JENAZAH KAMU. NGGAK PERDULI SAYA SAMA KAMU. DENGAN KAYAK GINI KAMU MENUDUH SAYA , KAMU MEMFITNAH SAYA.

KAU MENGETAHUI HUKUM PINJAM MEMINJAM
TAPI KAU TAK PERNAH BISA MELAKUKANNYA DENGAN BAIK

KAU YANG SAYA BELA BELA
SEKARANG SAYA KECEWA KAU BUAT
MALAH KAU  KAYAK INFOTAIMENT


EMANGNYA KAU SUDAH SUCI
URUS AJA DIRIMU SENDIRI
JANGAN URUS URUSAN SAYA


Tadi malam saya mendengar kata kata itu dari seseorang yang tidak saya sangka sangka akan mengatakannya... ( Seseorang yang mengaku dirinya paham agama , yang saya lihat tadi malam berlagak seperti Tuhan , menilai saya tidak beriman , dan menilai semua perbuatan saya sampah .. Astaghfirullah )
Hanya karna sebuah status, Nyampah unek unek saya. (  yang tanpa pernah saya memvonis dia, tanpa pernah saya menyingung nama dia ada  disitu )
saya Hanya tidak mau Mess kami di gosipkkan .. itu saja ..
ah sudahlah
Matur Nuwun Gusti , Cobaan yang buat saya nangis nangis ..
Semoga Tetap Engkau pelindung saya
Dan semoga semua menjadikan saya lebih dewasa.
Kadang hal hal seperti ini memang harus terjadi dalam hidup ..
Untuk menjadikan batu loncatan , supaya kita tidak hanya berjalan disitu situ saja ..

Kejadian apapun yang lewat di hidup kita, baik ataupun buruknya berusaha mengajarkan kita tentang sesuatu. Mengambil hikmah dan mensyukuri setiap kejadiannya tidak membuat kita menjadi bodoh ataupun lemah. 
Ini pesan yang selalu saya Ingat dari ibu saya .. Allah .. Jaga Saya .. Mohon saya PadaMu  :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

jika biasanya terburu-buru aku menemuimu. 

jika biasanya kuangkat kepalaku 

bahkan sebelum kau sempat membelai dan mengajakku bermanja-manja.

maka kali ini izinkan aku membenamkan wajahku dalam-dalam.

izinkan dahiku menyentuh Hamparan sajadah lebih lama.

izinkan kubersihkan wajahku dengan air mata.

karena sungguh, malam ini, aku yang begitu ingin bermanja-manja.

rengkuh aku. karena, Tuhan, aku rindu...


* mengingat Ramadhan yang hanya Tinggal Sepuluh Hari Lagi 
Sudah siapkah kamu  kehilangan Ramadhan Tahun ini kay ...
dengan tak ada sedikitpun jaminan , Kamu akan ketemu Ramadhan Tahun depan ..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Berapa harga sebuah kepercayaan ??

ah , ini yang saya alami kemarin malam ketika hendak berangkat pulang ke sibolga dari medan , di stasiun Loket sebuah Travel saya menanti Mobil yang akan membawa saya ke Kota kecil sibolga .
Bau asap dimana mana , ramai , lalu lintas medan yang padat menambah riuh suasana, ada tangisan bayi , beberapa penumpang laki laki dan perempuan membawa barang berkarton karton , maklumlah sebentar lagi Lebaran , dan saatnya bagi mereka untuk mudik dan mempersiapkan segala kebutuhan lebaran .

Disebelah saya ada 2 orang ibu ibu paruh baya , usianya sekitar 60 hingga 65 tahun , dan seorang perempuan dengan begitu banyak barang bawaan berupa alat elektronik , Dispenser , Blender Dll . 

saya menyapa mereka , menanyakan No , Mobil yang mereka tumpangi, menanyakan mau kemana . tak lama setelah Ngobrol , saya diminta oleh ibu ibu dan perempuan tadi untuk menjaga barang barang mereka tersebut , dan juga tas tenteng , tas tangan yang biasanya berisi Dompet Dll .. mereka ada keperluan dengan Tiket tiket mereka ? 

saya terheran heran , 10 menit baru bertemu , mereka telah begitu mudah mempercayakan barang barang , bahkan tas tangan mereka kepada saya .. lalu saya tersenyum , dalam hati saya berpikiran " lantas berapa harga yang saya butuh untuk dipercayai seseorang ? "

Ah , malam ini saya kembali mensyukuri nikmat sebagai muslimah yang diwajibkan berjilbab , Penampilan yang sopan dan jilbab yang melekat ditubuh saya , tidak hanya melindungi saya secara pribadi , tapi memberikan rasa kepercayaan dan kenyamanan bagi orang lain yang ada disekitar saya .. Subhanallah .. Saya sangat bersyukur dengan Hijab ini Rabb .. 

" Makasih yah nak " seru si ibu  ketika sudah kembali dari keperluannya ..
" Makasih yah Deq " seru si perempuan , setelah mengambil kembali tas tangan dan perabotan elektroniknya dari saya ..

" sama sama buk , kak " jawab saya ..
Padahal dalam hati saya yang harus berterimakasih kepada mereka , karna telah memberikan saya sebuah kepercayaan , Sebuah hal yang dengan ratusan juta seseorang  rela membayar ( Sebagai pejabat Misalnya )
Dan saya berucap Syukur kepada Allah .. Alhamdulillah ..
saya tidak perlu membayar dengan material apapun untuk mendapat kepercayaan dari mereka ..
jadi .. " Berapa Mahal  harga sebuah kepercayaan ??" 
buat saya saya menebusnya dengan sepotong kain yang saya ulurkan ditubuh , dan sikap santun serta sopan sebagai muslimah , yang memang Perintah rabb saya .. Alhamdulillah :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Senin yang mendung Ya Allah , semendung suasana hati saya , Ibu , lagi lagi yang terfikirkan hanya ibu, Dikepulangan saya minggu ini saya melihat ibu begitu letih , Rasanya saya tidak tahan , tubuhnya sangat kurus dan lemah , Apa yang terjadi pada ibu saya ya Allah ?? tolong sembuhkan beliau , saya sangat Khawatir ..
Allah , ibu saya memang perempuan tegar , tapi jangan limpahkan cobaan yang demikian dahsyat padanya Rabb ..
Sembuhkan sakitnya , Mudahkan ia mengikuti ibadah Hajinya tahun ini , Pulihkan kembali kesehatannya , dan tenang kan hatinya dalam menghadapi setiap masalah masalah yang engkau ujikan kepadanya.
Allah , saya hanya punya engkau tempat berkeluh , Tak ada yang lain.
Tiba-tiba saja saya terbangun tadi malam jam 2 dengan perasaan yang campur aduk. Saya tidak tahu apa itu. Padahal badan saya capek.. Saya pengen tidur.. Tapi kemudian saya teringat sesuatu. saya masih kepikiran ibu saya terus menerus , saya bergegas ke kamar mandi dan berwudhu , saya sholat , saya tidak tahu , air mata saya berlinang banyak sekali , hingga mukena saya basah ..
Allah , Tolong redakan sakit ibu saya , Naik haji adalah impiannya sejak dulu , sembuhkan lah beliau ya Allah 
agar mampu menunaikan Rukun Islam nya ..Amin


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Sudah 19 Tahun saya menjalani hidup yang diberikan Tuhan bagi  saya ini , dan menggenapinya menjadi 20 Bulan depan dan ketika saya melihat kebelakang  makna hidup untuk saya hanya 2 jenis, sedih dan senang. Secara warna saya hanya mengenal hitam, putih dan abu-abu.

Hitam untuk saat saya bersedih, putih untuk saat saya sedang bersuka cita dan abu-abu untuk saat saya sedang berada diantaranya atau sedang mengalami hitam dan putih sekaligus.

Fast forward kira kira 7 bulan  kebelakang warna-warna mulai bertambah, saya mengenal beberapa rasa lagi yang baru bisa saya mengerti maknanya, beberapa diantaranya adalah putus asa dan bersyukur. dan masalah itu berhasil buat saya mewek mewek , nangis hingga sesenggukan , lalu lebih sabar dan tawakkal , serta berpasrah kepada Allah hampir setiap malam dalam Sujud sujud panjang Tahajjud saya , Kadang saya Lupa rasa kantuk itu seperti apa.
Menyenangkan sekali rupanya, setelah saya tahu rasanya putus asa saya belajar tentang rasa untuk pasrah dan percaya terhadap keajaiban. Setelah itu banyak lagi hal-hal dalam hidup yang ternyata membuat saya sadar bahwa ternyata hidup itu tidaklah hanya hitam, putih dan abu-abu.

Fast forward lagi menuju masa sekarang, saya belajar untuk menerima bahwa hidup itu terdiri dari rangkaian warna pelangi yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Damai, keajaiban, bersyukur, berpasrah diri, berbagi, tertawa, menangis dan memaafkan.

Semua adalah turunan dari senang dan sedih. Semua adalah variasi yang membuat kita harus menyadari bahwa proses pendewasaan itu ternyata lebih sulit dari yang kita bayangkan, namun perjalanan menuju dewasa itulah yang mewarnai setiap sudut dari kehidupan kita. Karena proses pendewasaan tidak pernah akan berhenti.
 

So , saya sekarang tidak lagi khawatir .. 
apa yang saya Khawatirkan ?? 


saya kan  Punya Tuhan yang Maha Besar
dan akhirnya Saya lebih suka menari ditengah derasnya hujan dan teriknya matahari...

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ya Allah, izinkanlah aku menangis saat membaca tulisan-tulisan indahmu..
biarkan air mata ini keluar karena takut akan Kuasamu..
Rampaslah semua kemunafikan yang ada dalam diriku..
kuasailah hatiku dengan selalu menyebut namamu..
aku masih terlalu jauh dari kata itu ya Tuhanku..
Aku masih terlalu jauh untuk semua itu..

terlalu banyak bualanku untuk diri ini..
telalu banyak kataku untuk kubuang sia dan tak ada arti..
bantu aku mengakui dan memperbaiki semua ini ya Rabbi..
aku dan hidupku adalah kuasamu..
engkau adalah pemilik hati, raga dan jiwaku..
engkaulah pemiliknya..


betapa bodohnya aku memikirkan diriku sendiri..
selalu menganggap baik apa yang aku jalani..
berilah jalanmu ya rabbi..
bentuklah hati ini seperti mutiaramu..
aku terlalu sering memikirkan duniaku..
aku terlalu sering memikirkan hal jasamaniku..
sekali lagi hamba Mohon kepadamu..
bantu hamba keluar dari kemunafikan ini ya tuhanku..

aku ingin menangis..
membuka hati..
membuka fikiran..
bahwa engkaulah yang maha adil
maha benar dan maha kuasa atas segalanya..
dan akan ada untuk memeluk jiwa-jiwa hambanya..
Sekarang dan selamanya..


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About me

Seorang Isteri dan Ibu biasa biasa saja, Bekerja Sebagai Ibu Rumah Tangga dan Akuntan BUMN , Welcome to My Virtual Home :)

TIME

Ikuti Kami di Medsos Lain yah !

  • Apresiasi Sastra
  • Blog Puisi
  • dakwah Muslimah
  • facebook
  • Google+
  • instagram
  • My Facebook
  • pinterest
  • Tanya Jawab Masalah Islam
  • twitter
  • youtube

Categories

  • Cerita Kehamilan
  • Cerita Keluarga
  • FIKSI
  • Menuju Jalan Menyetia
  • TAMBAHKAN CINTA

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • November 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • December 2013 (1)
  • May 2013 (5)
  • April 2013 (1)
  • March 2013 (2)
  • December 2012 (2)
  • October 2012 (2)
  • September 2012 (2)
  • July 2012 (1)
  • April 2012 (1)
  • February 2012 (1)
  • December 2011 (1)
  • November 2011 (7)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • August 2011 (1)
  • July 2011 (7)
  • April 2011 (1)
  • March 2011 (1)
  • February 2011 (1)
  • January 2011 (1)
  • December 2010 (3)
  • November 2010 (3)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (4)
  • August 2010 (13)
  • July 2010 (12)
  • June 2010 (24)
  • May 2010 (26)
  • April 2010 (32)
  • March 2010 (19)
  • February 2010 (7)
  • January 2010 (1)
  • December 2009 (3)
  • November 2009 (3)
  • July 2009 (1)
  • April 2009 (3)
  • March 2009 (20)
  • February 2009 (2)
  • January 2009 (1)
  • December 2008 (5)
  • November 2008 (11)
  • March 2008 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates