Powered by Blogger.

Pondok dan Halaman Tempat Bercerita :)

-Khairiah_p- Virtual Home

Betapa hidup ini indah. Karena warna hidup memberikan pengalaman. Setiap bukaan mata di pagi hari adalah sebuah awal pengalaman yang dikaruniakan Tuhan Yang Maha Pemurah. Seberapa pintar kita memadukan warna hidup di atas kanvas waktu, komposisi inilah yang akan diapresiasi Tuhan nanti. Sungguh hidup tidaklah sementara, sebab jiwa tak pernah mati walaupun saat ini sedang singgah dalam raga yang sementara...

Yang saya bisa ucapkan adalah 
" Thanks God , I have Them .. sangat bahagia punya teman teman ah , mereka bukan teman saya, mereka sahabat saya 
Kangen sekali rasanya…
Sudah berapa lama saya hilang dan abai kepada mereka ?
Banyak kisah yang saya dan mereka tak sempat bagi , Rutinitas menjemukan ini dan satu lagi yang paling keren " JARAK " telah memberikan kami celah utuk " CUEK" pada beberapa saat di penggalan penggalan kisah hidup kami yang singkat ini.
dah hari ini saya kembali menemukan Cinta .. Cinta saya dan mereka .. melalui tulisan tulisan Luar biasa  mereka itu ...
Suatu malam saya tidak bisa tertidur , saya baring ke kanan , baring ke kiri , dan tetap tidak terpejam,
hal yang sangat lumrah saya lakukan saat tidak bisa tertidur seperti ini adalah Online di FB , Twitter , YM dari FB .. dan malam itu tak ada satu pun teman Chat yang asik . saya malah mencoba menuliskan sesuatu di Note FB, merangkai kata per kata .. Hanya menuliskan apa yang saya Pikirkan 
dan saya pun menutup malam itu dengan Note tadi dan sebuah Doa ..

Siang harinya , saya mendapatkan Coment dari sahabat saya terkasih 
" ISI HATI "

saya " Mati terduduk "
deqda , begitulah dia , mengetahui semua yang tersirat dalam yang tersurat ..
Coment Coment Pun berlanjut , saya Pun menantang dia untuk melanjutkan Catatan itu ..
Indah .. sangat Indah .. saya sampai terbelalak .. " SAYA DIBUKA HABIS HABISAN  "
begitu saya membatin , Dalam kondisi patah Hati seperti ini .. saya tak bisa berkilah 
Tulisan Deqda Buat saya Luluh Lantak ..

Ini tentang mu
Yang menjadi bahagia ku kala itu
Kamu yang tenyata menjadi sakitku di akhir kisah
Agaknya tak perlu lagi ku jelaskan tentang mengapa
Karna ini tentang kamu

Yang pernah menjadi begitu hidup di dalam sana(mereka menyebutnya hati)
Tenangkan setiap keluh dan lenyapkan peluhku lewat kata mu yang mungkin begitu Sempurna seperti butuhku...ya,, aku akui itu..
Mestinya aq menyadari sejak mula ingin kita “hanya harap”
Ini tentangmu...dan sungguh aku tak pernah menyangka akan menjadi sesakit ini

Aq tak pernah menyesali setiap hal yang telah kita lewati...
Walau mungkin hilangnyaa satu warna mu buatku harus habiskan waktu “lebih” untuk lengkapi segurat senyum
Tapi tak mengapa...
Karena ini semua tentangmu

Bila suatu saat aq, kamu, kita menjadi jauh....
Bukan berarti aq tlah hapuskan stiap hal yang pernah menjadi cerita..
Sepertinya...aq tak perlu jelaskan tentang mengapa...
Karna semua ini..tentang kamu

Aq harap..semua ini..benar2 hanya masalah waktuu...
Ya..
Masalah waktu



Ada banyak episode yang bisa dikisahkan hingga berbusa-busa..Tapi saya bahkan " kehilangan " Inspirasi dalam keadaan patah hati seperti ini ..namun .. sahabat sahabat saya , berhasil mengembalikan Tulisan tulisan saya muncul kepermukaan lagi , walau masih dengan thema " LUKA"
tapi Tenang, tenang saja sahabat. Setelah membaca Tulisan Tulisan Kalian .. saya telah menemukan cinta yag lebih dari Segalanya .. " Saya memang Telah kehilangan Satu cinta " ahh... kalian pun bahkan tau cinta itu bernama " Samudera" ..
Namun percayalah .. saya telah menemukan cinta cinta kalian yang lebih dahsyat itu Hari ini .. Itu akan cukup meredakan atau setidaknya menjahit sedikit LUKA saya .. Semoga saja ..

dan lagi lagi saya yang masih sangat " BODOH" ini ...hanya bisa mengucapkan " Terima Kasih atas Cinta Kalian " yah .. hanya ituu .. seperti status saya

bergulat bersama pengertian, kedamaian, pertentangan, kekhilafan, bara api, perih tanpa suara, dan cinta yang menggenapinya... 

Kita akan terus Hidup seperti ini sahabat ... InsyaAllah .. 

dan Sahabat , MARI BANTU saya Melepakan diri atau bahkan seperti  bahasa kalian " MENGURAS " dari  Samudera saya itu ..hehehe...

dan Untukmu Samudera, aku tak kan pernah bosan menulis tentangmu , dan Diiringi Musik Numata Sore ini , aku ingin mengatakan 
Cinta hanya menunda kehilangan. Tapi kehilangan tak akan pernah terjadi tanpa keinginan untuk mendapatkanmu. Jadi, mengapa aku tidak merasa cukup dengan jatuh cinta saja kepadamu, tanpa memaksa diri bangkit, mengejar dan menaklukkanmu kembali, untuk kemudian tahu, kamu tak akan pernah seutuhnya aku dapatkan, tak kepadamu semua bisa tuntas terucapkan…
jadi , tak akan kukunci siapa dan apapun di sana, dihatiku. Kadang orang datang, tinggal sejenak seperti dirimu, seperti pejalan yang ingin berteduh. Kemudian mereka beranjak, mencari rumah yang lebih permanen. (Harus) kubiarkan pergi, Harus Kuikhlaskan pergi ..

Hmm.. sahabat , Sekarang saya Paham .. Saya dan kalian tidak lagi menunggu seseorang , tapi  hanya menunggu kisah Hidup yang Happy ending saja , yang entah Kapan , yang entah bersama siapa .. Semoga semuanya beroleh indah Amin ..Ikhlas ini indah .. 

life is Beutifuuuull ^_^


* SETELAH SAYA PIKIR PIKIR , SAYA BISA MENULIS MENYE MENYE JUGA .Mungkin Pengaruh Patah Hati kali yee .. ;(  

( Deqda, Cutfah , Saya )
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Tuhan
Aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku bedoa semoga saja
Ini terbaik untuknya

Dia bilang
Kau harus bisa seperti aku
Yang sudah biarlah sudah
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja.. Cintamu seperti cintaku
Selang waktu berjalan kau kembali datang
Tanyakan keadaanku
Ku bilang
Kau tak berhak tanyakan hidupku
Membuatku semakin terluka
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Coba saja lukamu seperti lukaku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja cintamu seperti cintaku
Mudah saja… 

( Mudah Saja - Sheila On 7 )
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Weekend ??
SPI menghancurkan hari sabtu saya  untuk HIBERNASI diminggu ini
dan hari Minggu malam saya  malah ditinggal  sendirian dikamar .. Untung ada The BLue
1 kata buat Vinessa, " ASEM "
Tega bener Ninggalin saya sendirian begadang ...
Hal hal yang biasa dilakukan saat sendirian biasanya hanya ONLINE , Buku Buku ini.. belakangan malah buat saya Mabuk .. akhirnya Tidurrr dengan tetep SIgn In di FB , Twitter , YM .. "PARAH" ..
Sempat juga saya Ngayal !! Coba kalo Punya partner yang lebih hebat dari Boneka malam malam gini  , Wkkwkwkw..
Ahk , Khayalan saya Mulai Liar dan saatnya dihentikan ..STOOPPPP
Bagusan merenung aja ...


Kalau hidup adalah perjalanan…

Lahir,
menangis lalu menunggu ibumu menyusuimu,
belajar berjalan,
sekolah,
pacaran,
menangisi cinta yang patah,
kuliah,
menikah,
kehilangan keperawanan,
kerja,
punya anak,
menjadi tua dan akhirnya mati,
merelakan bangkaimu menjadi santapan lezat sekelompok cacing tanah…
apa yang paling kau inginkan untuk mengisi kisah perjalananmu?
Bagaimana kau ingin orang mengenangmu?


* Tersentak !!! .. saya masih belum Cukup Kesan untuk dikenang .. Saya masih Ingin jadi Orang baik
Walaupun selama ini saya Bukan Orang jahat .. Uhh..
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Wajah gadis Muda itu muram benar. Ia sepertinya dalam kesedihan dan masalah besar, mungkin yang terbesar sepanjang hidupnya.

Dadanya terasa menyempit, padahal di depannya, terhampar telaga yang dikepung bukit-bukit hijau. Kabut belum sepenuhnya terangkat.
Ibunya mendekat. “Kamu kenapa, kok mukanya ‘petak’ gitu?” Ia hanya menggeleng. Enggan menjawab. Si Ibu sadar, bukan waktunya untuk banyak bertanya. Lembut dia meraih tangan anaknya, menuntunnya ke dalam rumah. Di dapur, si ibu mengambil sebuah gelas, mengisinya dengan air hingga, melarutkan satu sendok penuh garam.
“Nih, minum.”
“Apa-apaan sih ma. Lagi suntuk nih, Yah!” sergahnya.
“Kamu mau ngga, suntuknya hilang. Ini nih ramuan ajaibnya.”
Dia kesal, sangat kesal. Tapi dia juga ingat ibunya selalu punya cara untuk membawanya ke tahap kearifan yang lebih tinggi, seperti selama ini.
“Wuaaks!” Dia hampir muntah. Larutan garam itu tak lagi asin, tapi sudah menjelang pahit saking asinnya.
“Asin kan?”
“Udah tau, nanya.”
Si Ibu dengan lembut kembali meraih tangan anaknya, setelah sebelumnya mengambil sesendok garam lagi. gadis muda  itu menurut saja, sambil sesekali meludah.
Di pinggir Telaga, ibunya menumpahkan sesendok garam tadi, kemudian menyuruh anaknya meminum air Telaga yang bening itu.
Ia tersenyum lebar, bukan karena kesegaran air telaga yang kini mengaliri kerongkongannya, tetapi karena ia kini mengerti sesuatu.
“Makasih, Ma ,” mengulurkan tangan, memeluk dan mengelendot seperti  sahabat dekat... " Saya MENCINTAIMU "


*****
SELAMA kita hidup di dunia, akan selalu ada sesendok garam persoalan hidup yang harus kita hadapi. Pertanyaannya adalah, apakah hati kita sekerdil gelas, sehingga asinnya terasa begitu dahsyat, atau seluas telaga hingga asinnya bahkan tak berbekas.
Air garam dalam gelas itu, tidak saja meracuni kita, tetapi juga membuat kita memuntahkan, kehilangan hal-hal baik yang sebelumnya sudah kita miliki. Namun jika punya hati seluas telaga, tak hanya garam persoalanmu, garam-garam orang lain di sekelilingmu pun bisa kamu larutkan tanpa susah payah untuk kemudian membagi kesegaran dan harapan ke sekitarmu.

Jelas kini, orang yang bahagia bukanlah mereka yang tak pernah punya persoalan, tetapi mereka yang mampu melarutkan persoalan dengan keluasan dan kejernihan telaga hatinya.
Tak ada orang yang ditakdirkan bahagia, tak pula ada yang dikutuk untuk menderita. Tetapi memang, seperti bakat lainnya, hati seluas telaga tak dimiliki setiap orang...
Ops, jangan putus asa dulu. Bukankah menurut penelitian terakhir, ada yang lebih penting dari bakat?
YUp. Tentu saja  LATIHAN!!! Dan Berdo'a Kepada sang Khalik .. Sutradara sang Kehidupan didunia ;) 
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Diawal Tulisan  ini , saya mau posting sebuah Puisi Buatannya chairil anwar , Judulnya Tak Sepadan 

Aku kira:
Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa ahasveros.
Dikutuk sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu pun juga pintu terbuka.
Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak akan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka
~~
Weessss....
Suatu kali saya jatuh cinta! Tau ga rasanya? Boong ah, kalo
bilang ga tau! :p
Terus, masalahnya apa? Normal kan…

Masalahnya, saya nyaris kehilangan kendali diri, kehilangan control emosi, kehilangan realitas diri. 
Saya berubah menjadi orang paling melankolis sedunia, paling romantis (da sebenarnya mah saya dari dulu juga romantis), dan blog serta Note FB  saya penuh dengan kata-kata puitis (sebenernya emang puitis
dari dulu) :p

Psstt… jangan komentar dulu! Baca sampe selesai.

Terus… si dia gimana? Ngakunya sih… he like and Love me too…

Aih… aih… jadiin aja!
Engga!
Kenapa?

Because of this lope lope  (jatuh cinta maksudnyah), saya rugi besar. Rugi materi mah bisa diganti. Coba itung, waktu yang udah abis ga kerasa karena pikiran dipenuhi all about him, ga bisa diganti. Ibadah nafilah
lolos satu persatu. Hafalan quran belepotan karena ga sempet murojaah. Dan sementara waktu semakin mendekatkan kami, hiks… he choose another women !
Blarrr!!!! ( Meledak  Jantung saya )

Emangnya dari awal ga sadar?

Sadar! Sadaaaarrrr banget! Sadar kalau seharusnya ketika ada rasa yang mulai bertunas, seharusnya saat itu juga dipagari dengan ma’rifatullah, dipancang dengan quwatusshillah billah. Agar tunas itu mekar, tumbuh, kuat dan berakar nanti saja, pada waktu yang tepat, pada orang yang tepat.

And now… saya kembalikan semua kepada-Nya. Kepada Allah SWT. Saya hapus namanya dalam memori hati, sebab hanya Dia yang boleh ada di sana. Jika tidak, saya semikin desperate ketika ada yang menyebut nama dan menceritakan tentangnya. Saya jauhi dan mencoba putuskan hubungan dan komunikasi dengannya, dan sambungkan kembali komunikasi dengan-Nya.
Saya percaya , Semuanya sudah diatur Oleh Sang pemilik Nafas saya .

Kalo dia nanya, biar Ari Lasso yang jawab, hampa terasa, aku telah hilang ditelan bumi. And this loping-loping, let it gone with the wind.

Kenapa saya menulis semua ini? ah! Ambil saja HIKMAHNYA nya
Sangat Susah Memang Memaafkan , tapi Bukan tak Mungkin .. saya akan terus berusaha .. 
INSYAALLAH ...karena Tuhan tahu saya membuat satu hati termaafkan dan melega, maka saya akan mendapatkan kebahagiaan yang sama.. bahkan tidak menutup kemungkinan bahagia yang diberiNya itu LEBIH BESAR. Amin ya rabb....

Juga saya sangat  percaya sesungguhnya di balik kesulitan itu ada
kemudahan.

Lalu, mengapa masih bersedih? Belajarlah melihat sisi positif dari setiap permasalahan yang dihadapi. Dan sungguh menakjubkan, karena setelah itu kita akan bisa menerima segala ketetapan-Nya, dan menambah kesyukuran atas nikmat yang ada di diri kita.

_______________________________
Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya.
Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan? Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar Rahmaan : 29-32)


At last…
God, Ya Allah kalo seseorang itu bukan jodohku, please deh jauhin, plis…plis… plis..;-)
Dan kalo jodohku, jauhkan juga, sampai Engkau mengikat kami dalam ikatan syariat-Mu 
(nikah maksudnyah).





______________________
Ditulis mewakili perasaan orang Orang  yang pernah salah memaknai cinta. Apakah setelah ini aku akan dihujat? Whatever lah. Kalau aku menangis, manusiawi bukan ?
(Maaf .. Tulisannya Nggak Organized lagi lagi .. * Curhatan Pribadi *)

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Obrolan saya dengan Ma di dapur di  kepulangan saya Minggu lalu ke Rumah ...

" Ma , Teman satu  Mess ia anak Pangkalan susu Udah mantap Nikah tahun ini loh ma  "

" Jangan Bilang ia mau Nikah juga "

" hah ?? ( Sambil menghentikan mengupas bawang ) ... Enggak lah ma Ia kan Nggak da Calon, Lagian Ia Blum siap kalo tahun ini "

" Calon lagi Calon lagi , Banyak calon , Putri ma  banyak cincong yang bener "

" Hehehe.. Jangan Bahas itulah Ma .. Enggak enggak , 20 tahun with Baby ,, sorry Mom.. ia mah Ogah  ..."
( Mengerlingkan Mata pada ma )

" Hmmm... Yah itu terserah ia saja lah Nak " 

" Oh ia ma, Teman ia itu malah yang disidang ma keluarga Cowoknya Loh , Kebalik , harusnya kan si Cowok yang digituin ma "

" Oh yah ?? , Tapi baguslah itu , dia kan jadinya  dapat wejangan sekalian nak "

" Hmmm, Ntar kalo ia Punya calon , ma mau kasih Wejangan apa ? "
( mengeluarkan Pertanyaan utama )

" Ma Cuma mau kasih wejangan "TOLONG JAGA MATA ANAK SAYA BAIK-BAIK....."

" HEHEHE.. Cuma itu ?? "

" Hmm,,,, yah , Cuma itu .. " ( Tersenyum sambil terus mengaduk kuah Gulai )



Begitulah ibu saya , Coba bayangkan ..?? dia hanya mau Kasih Wejangan " TOLONG JAGA MATA ANAK SAYA BAIK-BAIK" .. tapi jelas saja disitu terkandung makna " TOLONG JANGAN PERNAH BUAT ANAK SAYA MENANGIS , DENGAN KATA LAIN , TOLONG JAGA ANAK SAYA SEPENUH HATI , JANGAN SAMPAI DIA TERLUKA DAN BERSEDIH KARENA KAMU "

Saya  kangen ma , Padahal baru seminggu  nggak jumpa .. .. Uh ,...

Kangen berat sama ibu saya , Saya Mau cerita Banyak Ma .. Tapi Ma Sibuk terus,, Hiks Hiks ..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Tuhan kami, Engkau demikian besar dan agung, tetapi masih saja Engkau demikian rendah hati untuk menyempatkan diri menyetuh setiap hati kami dengan kedamaian dan kesyukuran... 
( Juga dengan sedikit Ujian, yang Kadang kami tidak sadar akan sayangMU ini )

Engkau mengetahui hati kami yang khawatir, maka damaikanlah kami Ya Allah ..
Engkau mengetahui kami yang sedang sakit, maka sembuhkanlah kami Ya Rahman ..
Engkau mengetahui kelemahan kami, maka kuatkanlah kami Ya Rahim ..
Engkau mengetahui kejurangan kami, maka cukupkanlah kami Ya Rabb
Engkau mengetahui keraguan kami, maka tetapkanlah hati kami ya Muhaimin

Engkau mengetahui bahwa kami hanya berharap kepada Mu, maka janganlah berpaling dari kami.

Tuhan ku, aku mencintai mu, maka cintailah aku.

Indahkanlah hidup ku ya Rahimm
Amin ... Allahumma Amin ..
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Seorang Isteri dan Ibu biasa biasa saja, Bekerja Sebagai Ibu Rumah Tangga dan Akuntan BUMN , Welcome to My Virtual Home :)

TIME

Ikuti Kami di Medsos Lain yah !

  • Apresiasi Sastra
  • Blog Puisi
  • dakwah Muslimah
  • facebook
  • Google+
  • instagram
  • My Facebook
  • pinterest
  • Tanya Jawab Masalah Islam
  • twitter
  • youtube

Categories

  • Cerita Kehamilan
  • Cerita Keluarga
  • FIKSI
  • Menuju Jalan Menyetia
  • TAMBAHKAN CINTA

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • November 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • December 2013 (1)
  • May 2013 (5)
  • April 2013 (1)
  • March 2013 (2)
  • December 2012 (2)
  • October 2012 (2)
  • September 2012 (2)
  • July 2012 (1)
  • April 2012 (1)
  • February 2012 (1)
  • December 2011 (1)
  • November 2011 (7)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • August 2011 (1)
  • July 2011 (7)
  • April 2011 (1)
  • March 2011 (1)
  • February 2011 (1)
  • January 2011 (1)
  • December 2010 (3)
  • November 2010 (3)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (4)
  • August 2010 (13)
  • July 2010 (12)
  • June 2010 (24)
  • May 2010 (26)
  • April 2010 (32)
  • March 2010 (19)
  • February 2010 (7)
  • January 2010 (1)
  • December 2009 (3)
  • November 2009 (3)
  • July 2009 (1)
  • April 2009 (3)
  • March 2009 (20)
  • February 2009 (2)
  • January 2009 (1)
  • December 2008 (5)
  • November 2008 (11)
  • March 2008 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates