Powered by Blogger.

Pondok dan Halaman Tempat Bercerita :)

-Khairiah_p- Virtual Home

 

Kalau kau memiliki 2 batang cokelat dan , seorang gadis kecil yang saya pangku itu memintanya , maka jangan kamu pikir dia akan meminta satu coklatmu , dia akan meminta kedua duanya coklat yang kamu punya dan meninggal kanmu sambil mengunyah satu batang coklat dimulut dan menjinjing satu batang coklat lagi ditangannya .. haha
Namanya alisya , dia anak tetangga saya , tepatnya dia anak kakak tetangga sebelah kiri rumah saya , karna sedinding dan hanya dipisahkan satu tembeok rumah , maka kami serasa berada di rumah yang sama , saya memanaskan masakan di rumah , maka saya juga bisa menemaninya mandi .. hehe ..

kemarin dia meminta saya membawa " KIKO " yang banyak ketika pulang kerumah . dan juga Coklat yang manis manis katanya . tapi jangan salah . alisha adalah anak anak pertama yang saya temui yang sangat doyan makan sayur , :)) Hingga bisa saya katakan dia mengalahkan saya untuk hal yang satu itu . 
dan besok jumat saya pulang kerumah s\, masih dengan beban oleh oleh darinya yang belum sempat saya belikan .. Tapi akan saya belikan , tenang saja .. saya ingin dia mengecup saya sebanyak oleh olehnya .. dan dia akan menampakkan muka setengah terpaksa yang paling saya suka ..
ah .. saya tiba tiba mendadak kangen padanya ..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ada banyak jawaban untuk semua pertanyaan. Namun terkadang, ada banyak hal yang hanya dapat dipertanyakan tanpa harus diketahui jawabannya. Cukup dirasakan dan dijalani, maka kamu akan mengerti. Toh, jawaban itu akan muncul dengan sendirinya…
Jujur, saya adalah  orang yang terlalu banyak nanya. Untuk semua hal. Untuk apapun yang terjadi dalam hidup saya. Sudah terjadi atau yang akan terjadi. Memang… tapi kadang saya justru menikmati hal-hal itu. I want it to be perfect.
Tapi… saya belajar, belajar banyak hal. Belajar mengenai ketidaksempurnaan. Belajar bahwa gak semua pertanyaan harus dicari jawabannya. 

Makanya sekarang ada banyak hal yang saya  ingin saya pertanyakan tapi saya biarkan menggantung tanpa jawaban. saya  biarkan dia menjadi misteri. saya  biarkan jawaban itu menemukan sendiri jalannya ke arah saya dan bukannya saya  yang mencari-cari jawaban. Dan ternyata itu juga terasa sangat melegakan…
dan Inilah gunanya saya Mempercayai Tuhan !  Dia akan menyediakan jawaban terbaiknya buat saya 

* Mencoba lebih mencintai Tuhan , setelah setengah berontak beberapa Hari lalu ....

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Tenyata Tuhan ingin terus mengajari saya arti kehilangan ya kan TUHAN ? 
ahh .. setahun ini entah sudah berapa kali Engkau Buat saya Tak percaya Tuhan , kalau Engkau sepenuhnya ada disamping saya , Padahal disetiap desahan , Tak Putus Dzikir saya PadaMU 
kemarin lagi lagi engkau mengajari  saya pelajaran kehilangan , yah .. Engkau membuat saya sakit Tuhan ,
Rasanya tak perlu selama ini , JIka Engkau ingin Mengubur saya Hidup Hidup 
Sekali lagi saya hambaMu yang lemah , Maaf untuk berhenti mencintaimu secara sempurna dalam waktu dekat ini, 
Saya Memang butuh bukti KeajaibanMU , 
Karna saya Mulai meragu akan saya Yang Mengingatmu 
Tapi Engkau Lupa pada saya .. HambaMu ..

~ SIALAN ~ !!!
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

jika biasanya terburu-buru aku menemuimu. 

jika biasanya kuangkat kepalaku 

bahkan sebelum kau sempat membelai dan mengajakku bermanja-manja.

maka kali ini izinkan aku membenamkan wajahku dalam-dalam.

izinkan dahiku menyentuh Hamparan sajadah lebih lama.

izinkan kubersihkan wajahku dengan air mata.

karena sungguh, malam ini, aku yang begitu ingin bermanja-manja.

rengkuh aku. karena, Tuhan, aku rindu...


* mengingat Ramadhan yang hanya Tinggal Sepuluh Hari Lagi 
Sudah siapkah kamu  kehilangan Ramadhan Tahun ini kay ...
dengan tak ada sedikitpun jaminan , Kamu akan ketemu Ramadhan Tahun depan ..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
aku seperti mengejar bayanganmu
yang tak pernah tertangkap
tetapi selalu menggantung di depanku


Katanya sih kalau orang kecewa itu rasannya luar biasa.
Bisa beri energi yang dasyat, bisa bikin kita overwork tapi merasa tidak lelah.

Identifikasi kecewa itu selalu jelek bagi orang orang . Untuk saya, identifikasinya tragis.
Perjuangannya menjadi seolah sia-sia.
Apa yang telah terjadi buyar dan untuk dia tidak ada arti.
Saya tidak akan menyeret perasaan saya lebih jauh lagi samudera 
Kecewa juga ada batasnya.
Seperti layaknya sabar.

Saya berjanji, kepada saya sendiri.
dan tentu kepadamu, yang pernah kukasihi.
Bahwa saya tidak larut dalam tidur panjang yang menina bobokan rasa  kecewa saya.
Bahwa kecewa saya ini akan jadi tombak hidup saya yang baru. Tombak perjuangan saya.

Hidup saya, yang lagi-lagi bukan tentang kamu.
Hidup saya, yang saya perjuangkan sekarang untuk saya dan dunia.
Tentu dunia saya. Dimana mungkin masih ada lima sampai sepuluh orang yang tulus menyayangi saya.

Bukan tentang kamu,
kamu yang selalu menganggap saya kecil, ah , mungkin kamu juga sudah lupa nama saya
Kuman yang tidak berarti apa apa , dan tak perlu sebenarnya ada dulu dalam hidup kamu.
Kamu yang besar dimata saya, saya yang kecil di mata kamu.
Yaaa,
memang kisah ini dulu tentang kamu,
kamu yang sangat saya sayangi.

Dan kini tidak lagi.
Ini kisah tentang saya menaklukkan hidup.
Perjuangan saya. Penderitaan saya, harapan saya.

Bukan kamu.
yang sampai detik ini, kalau saya laki laki , Ingin sekali saya menonjokmu . ah saya memang perempuan dan  kamu masih bisa membuat saya ingin menangis hingga detik ini .
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Berapa harga sebuah kepercayaan ??

ah , ini yang saya alami kemarin malam ketika hendak berangkat pulang ke sibolga dari medan , di stasiun Loket sebuah Travel saya menanti Mobil yang akan membawa saya ke Kota kecil sibolga .
Bau asap dimana mana , ramai , lalu lintas medan yang padat menambah riuh suasana, ada tangisan bayi , beberapa penumpang laki laki dan perempuan membawa barang berkarton karton , maklumlah sebentar lagi Lebaran , dan saatnya bagi mereka untuk mudik dan mempersiapkan segala kebutuhan lebaran .

Disebelah saya ada 2 orang ibu ibu paruh baya , usianya sekitar 60 hingga 65 tahun , dan seorang perempuan dengan begitu banyak barang bawaan berupa alat elektronik , Dispenser , Blender Dll . 

saya menyapa mereka , menanyakan No , Mobil yang mereka tumpangi, menanyakan mau kemana . tak lama setelah Ngobrol , saya diminta oleh ibu ibu dan perempuan tadi untuk menjaga barang barang mereka tersebut , dan juga tas tenteng , tas tangan yang biasanya berisi Dompet Dll .. mereka ada keperluan dengan Tiket tiket mereka ? 

saya terheran heran , 10 menit baru bertemu , mereka telah begitu mudah mempercayakan barang barang , bahkan tas tangan mereka kepada saya .. lalu saya tersenyum , dalam hati saya berpikiran " lantas berapa harga yang saya butuh untuk dipercayai seseorang ? "

Ah , malam ini saya kembali mensyukuri nikmat sebagai muslimah yang diwajibkan berjilbab , Penampilan yang sopan dan jilbab yang melekat ditubuh saya , tidak hanya melindungi saya secara pribadi , tapi memberikan rasa kepercayaan dan kenyamanan bagi orang lain yang ada disekitar saya .. Subhanallah .. Saya sangat bersyukur dengan Hijab ini Rabb .. 

" Makasih yah nak " seru si ibu  ketika sudah kembali dari keperluannya ..
" Makasih yah Deq " seru si perempuan , setelah mengambil kembali tas tangan dan perabotan elektroniknya dari saya ..

" sama sama buk , kak " jawab saya ..
Padahal dalam hati saya yang harus berterimakasih kepada mereka , karna telah memberikan saya sebuah kepercayaan , Sebuah hal yang dengan ratusan juta seseorang  rela membayar ( Sebagai pejabat Misalnya )
Dan saya berucap Syukur kepada Allah .. Alhamdulillah ..
saya tidak perlu membayar dengan material apapun untuk mendapat kepercayaan dari mereka ..
jadi .. " Berapa Mahal  harga sebuah kepercayaan ??" 
buat saya saya menebusnya dengan sepotong kain yang saya ulurkan ditubuh , dan sikap santun serta sopan sebagai muslimah , yang memang Perintah rabb saya .. Alhamdulillah :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Seorang Isteri dan Ibu biasa biasa saja, Bekerja Sebagai Ibu Rumah Tangga dan Akuntan BUMN , Welcome to My Virtual Home :)

TIME

Ikuti Kami di Medsos Lain yah !

  • Apresiasi Sastra
  • Blog Puisi
  • dakwah Muslimah
  • facebook
  • Google+
  • instagram
  • My Facebook
  • pinterest
  • Tanya Jawab Masalah Islam
  • twitter
  • youtube

Categories

  • Cerita Kehamilan
  • Cerita Keluarga
  • FIKSI
  • Menuju Jalan Menyetia
  • TAMBAHKAN CINTA

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • November 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • December 2013 (1)
  • May 2013 (5)
  • April 2013 (1)
  • March 2013 (2)
  • December 2012 (2)
  • October 2012 (2)
  • September 2012 (2)
  • July 2012 (1)
  • April 2012 (1)
  • February 2012 (1)
  • December 2011 (1)
  • November 2011 (7)
  • October 2011 (1)
  • September 2011 (1)
  • August 2011 (1)
  • July 2011 (7)
  • April 2011 (1)
  • March 2011 (1)
  • February 2011 (1)
  • January 2011 (1)
  • December 2010 (3)
  • November 2010 (3)
  • October 2010 (3)
  • September 2010 (4)
  • August 2010 (13)
  • July 2010 (12)
  • June 2010 (24)
  • May 2010 (26)
  • April 2010 (32)
  • March 2010 (19)
  • February 2010 (7)
  • January 2010 (1)
  • December 2009 (3)
  • November 2009 (3)
  • July 2009 (1)
  • April 2009 (3)
  • March 2009 (20)
  • February 2009 (2)
  • January 2009 (1)
  • December 2008 (5)
  • November 2008 (11)
  • March 2008 (1)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates