Selasa, Maret 13

love is love. Nothing else matters.

....
Dear Samudera ,

Pada akhirnya, saya belajar. Bahwa memang ada cinta yang begitu kuat dan tangguh.
Rasa yang tak pernah mati, meski dari diam diam hingga lantang kita berharap rasa itu mati.
Ada cinta yang terlalu pekat . Begitu pekatnya, hingga ia tak lelah menunggu,
Tak mampu dirambasi, dihilangkan dengan bilasan berpuluh kali dengan cinta yang baru
tak kenal kata bosan. Cinta yang tak bisa dimengerti dengan cara apapun.
Saya mengalami
–dan terpaksa mengakui–
bahwa rasa yang seperti itu,
ada.

....

Rabu, Februari 15

Maaf

Byar,
sekali ini saya benar benar serasa dihantam batu di kepala,
Linglung dan merasa bersalah
apa yang saya telah mulai,
sudah terjalin beberapa langkah
dan sekarang saya merasa salah arah
saya ingin temukan jalan pulang, kalo tidak saya berharap ada yang menjemput saya dititik ini
menguatkan saya untuk berkata tidak,
menyerukan dengan lantang bukan kamu, bukan kamu tujuan saya
bukan kamu yang saya cari selama ini,
bukan kamu yang saya harapkan sebagai penunjuk arah saya dijalan itu
bukan kamu yang saya butuhkan
karena nyayatanya kekosongan itu sudah terasa diawal
maaf saya membohongi kamu
membiarkan kamu merasai saya melalui laku dan ucapan
saya bohong, sungguh
saya bohong menyayangi kamu
nyatanya saya sedang tidak merasa apa apa

katakanlah saya jahat
itu tidak penting, saya hanya ingin hidup yang semau saya
saya hanya ingin menentramkan hati saya
saya hanya ingin meyakinkan diri saya saat itu
bukan kamu yang saya cari
bukan kamu teduh yang saya harapkan dipukul satu pagi itu
bukan kamu
karna ini yang harus kamu tahu,
saya merasa ada dan tiada kamu sama
sama kosongnya, sama tidak berasanya.


Maaf atas kelancangan saya ini
kelancangan saya menyakiti kamu,
tapi kamu sepatutnya perlu tahu
saya bukan yang kamu ingini itu
saya ulangi, kamu berhak tahu ini 
Bagaimana bisa saya kamu jadikan the only one  itu
jika sepanjang malam neuron neuron saya dipenuhi dia,
saya  bahkan lihat nama dia seolah menggantikan tulisan SPBU
yang beberapa puluh meter tepat berada di hadapan kita
seperti menggantung di langit malam.
Disitulah saya , memikirkan dia dengan kamu
ada di samping saya berusaha  menyatakan perasaanmu

Ini memang gila,
Mohon maafkan saya

Kamis, Desember 1

#Chiwa















C     CANTIKANLAH
H     HATINYA
I      INDAHKANLAH
W    WAJAHNYA , SERTA
A     AKHLAQNYA


Kamu punya panggilan kesayangan ??
saya punya , dan itu selalu saya panggil bagi bayi bayi yang baru lahir , " Chiw" atau " Chiwa" saya benar benar menyukai penyebutan katanya , gampang , ringan , asyik dan manja , saya suka sekali memanggil apapun yang saya sayangi dengan chiwa , atau chiw chiw
dan cukup saya yang tahu , dibalik panggilan itu saya melafadzkan doa sebenarnya , supaya mereka yang saya sayangi itu selalu seperti yang tergambar dalam panggilan kesayangan saya .
dan untuk kamu chiw chiw , dan chiwa chiwa saya :)
semoga senantiasa dalam doa saya ketika saya memanggilmu .. Amin 

Rabu, November 30

Ingatan


-Hasan Aspahani,

INGATAN atasmu adalah gulma, 
kucabuti sesempatnya, 
lalu kau tumbuh lagi setabah waktu. 
Setahan itu kau bertahan, 
padaku yang tak bisa tahan.

Ingatan atasmu adalah benang laba-laba, 
sarang yang tak pernah selesai, 
merajut diri sendiri, 
tapi juga tak pernah bisa habis kubersihkan.

Selasa, November 29

#rapuh tanpa bunyi







aku pernah ada bersamamu, hingga hari ini
... 

saat cinta kita yang rapuh
… 
jatuh ke bumi
… 
 
tanpa bunyi.





Rabu, November 23

#bulan itu kamu

 
: Untuk kamu yang pernah berada disudut hati itu

Akhirnya aku sadar  ,
Bulan itu memang sudah tercipta pada jarak yang semestinya.
Tiga ratus delapan puluh empat ribu kilometer terentang
sudah cukup untuk mengatakannya dia indah memang,

namun pendar cahaya dari jauh itu juga men-sekresi-kan rindu dari sel-sel kehidupanku.
Rindu itu menguraikan sisa-sisa asa,
memecah pesimis yang mengungkung tentang harapan yang masih ada.
 
Kehadirannya di langitku memberikan kesempatan aku merasakan bahagia.
Seringkali sebenarnya aku berharap dia menyapa dan mendekat.
Aku mengkhayalkan wajahnya yang cahaya akan menenangkan bila dia hadir lebih dekat.
Kalau dia dekat tentu saja aku tidak perlu mendongakkan kepala ke langit tiap dia ada.
Maka sudah kuputuskan,
kalau aku tidak bisa buat dia turun ke bumi, maka aku yang akan naik ke langit.
Jadi aku pergi, terbang ke bulan. Ingin menyudahi penantian yang tak menentu ini.
Tapi ternyata…

Bulan itu sunyi. dan lihat
Bahkan aku tidak disambut. Sesaat aku merasa takut.
Aku lihat lautan kering dan dataran tinggi diselimuti bebatuan yang pecah menyerpih dimana-mana.
Tapi bukan itu yang membuatku kecewa.
Sungguh,
aku rela kalaupun dia ingin aku tinggal. Aku sudah jatuh hati padanya sejak lama sekali
aku bersedia melewati hari demi hari bersamanya,
merajut helai demi helai udara menjadi selimut atmosfir 
yang akan melindunginya dari bintang-bintang jatuh.
Yang membuatku kecewa adalah karena dia tidak berusaha menarikku lebih kuat,
tidak ingin memelukku erat. Aku merasa tertolak dan tidak diharapkan
jadi kuputuskan untuk berbalik tanpa mengucapkan salam
diam saja, bahkan butir butir ait mata yang tumpah kemudian tanpa sesenggukan
diam saja , hening saja
Segalanya sedang berhenti pada ujung hening yang meletup-letup
dan aku terjebak dalam perenungan riuh yang panjang.
Aku sakit

    :kamu mau tahu ? bulan itu kamu ...

Selasa, November 22

#sepi



hanya tersisa aku dan sepi
tak ada lagi kamu
sepi saja
 

: tanpa kamu

Minggu, November 20

#Flat





: Kamu
bisakan  membaca wajahku di sore ini ?

dalam intonasi yang datar tanpa ekspresi
hatiku sudah kelelahan, mungkin gontai 
tak akan mengkoreksi lagi 

bacalah  wajahku hingga titik terakhir
sampai kamu menemu kata bahwa sesungguhnya
   aku tidak ingin ada di sini
   mati terlindas deru mimpi






Kamis, November 17

#pagi

 
 
Pagi itu selalu seperti yang kuharapkan.
apa pun warnanya, ia mampu menghangatkan setiap jiwa
juga jiwa sepiku.

Rabu, November 16

#kamu


Kenapa kamu?
sama halnya, kenapa harus terasanya terhadap aku , ada di aku?
 Mungkin begini rasanya ketika langit bertemu awan.
 ketika ombak bertemu laut.
 ketika aku bertemu kamu.
 rasanya lengkap.

Rabu, Oktober 26

Ekspektasi

Sudah lama rasanya saya tidak menyampah disini, ditong sampah saya,
rumah untuk pikiran pikiran dan unek unek yang keluar masuk,
kadang bertahan sebentar sempat tertuliskan , kadang malah cuma lewat bersiliweran ,
tidak mampu hingga lebih lama,
saya paham, dengan kapasitas memory terlemah yang saya miliki,
mungkin berbagi dengan tulisan akan membuat saya menyimpan banyak hal lebih lama.

kemarin beberapa teman teman yang sesekali memantau pergerakan tulisan saya menanyakan ,
"kok nggak Update Blog lagi ? "
#jlep, saya merasa memang telah banyak yang saya tidak bagi di blog ini ,
kadang bahkan teringat untuk menuliskan beberapa kata dipagi hari,
namun ketika siang sudah terlupa, begitu seterusnya, maafkan saya

tapi siang ini saya ingin membagi sesuatu,
tentang sekelumit simpul simpul pikiran saya hari ini
tentang waktu yang bergerak, melaju, tiada sekejap pun memberi kita jeda, istirahat, bahkan hanya untuk melihat semuanya berhenti dalam hitungan detik, pun tidak !!

dari tahun Pengalaman membuat kita belajar. Hal-hal baru membuat kita mengenali.
Tahun demi tahun berubah, berganti, semestinya kita semakin piawai untuk mengakali hidup.
Lebih pintar harusnya  mengatasi situasi-situasi mirip yang seolah berulang.
Lebih cerdik membatasi diri. Lebih paham apa yang harusnya dikatakan, dilakukan, diikuti, ditinggalkan.Harusnya. sih ,
Saya, khairiah Panggabean , wanita ?? perempuan !!  21  tahun  baru-baru ini.
Sempat memberikan semua hidup saya untuk sesuatu yang bahkan sekarang apa namanya saya tidak tahu.
Tapi itu sudah lewat, semestinya sudah berlalu, sudah berganti.
karena hari terus berganti, manusia terus berputar di dunia, pagi berubah siang, lalu malam.
Melepaskan, merelakan, melupakan. Satu demi satu saya lakukan.
Sekarang saatnya meninggalkan, meninggalkan tanpa kekuatiran.
tanpa pikiran yang melantur bagaimana jika ini itu. lepas saja. tinggalkan saja.

Beberapa hari belakangan ini, saya menikmati kota ini, dengan cara yang berbeda.
Melakukan rutinitas yang berbeda setiap pagi.
Tidak menyapu mess 2 kali  lagi sebelum berangkat kerja  .
duduk saja menyeruput teh hijau dimeja tinggi menghadap jendela , diam saja,
melantunkan dzikir pagi sesekali, memandangi gambar orang tua saya sesekali dikamar,
sambil sesekali mengajak ngobrol burung-burung di tepi jendela yang setia luar biasa tiap pagi membangunkan saya. sementara yang pernah saya begitu sayangi meninggalkan semuanya.
Yang pernah begitu berharga  Apa rasanya?


Pahit bah rasanya.
Segala bentuk ucapan yang tertulis  waktu itu begitu  dalam.
setidaknya buat saya , saya menuliskannya dengan hati yang berantak ,
berserak dan berusaha menyusun satu satu lagi.

Setahun lalu malah lebih parah , Saya kehilangan fokus. Iya. Hilang fokus. Berkali-kali menengok ke belakang, lalu kembali ke depan.
Mengambil gambar diam-diam, lalu menghapusnya lagi. Benar-benar kacau.
Salahnya bukan aroma kebebasan yang saya hirup, hanya sedikit semangat yang timbul tenggelam.
Naik turun, seperti irama lagu di playlist.
dulu juga, iya, setahun sebelum ini  saya jadi bertanya, yang menciptakan saya itu, apa rasanya ketika melihat saya begini. yah ? seperti boneka terbuang, berantakan , acak acakan
Apa dia sekarang sedang senang, lalu  menggumam pelan ; rasakan..!!!
atau sekarang dia sedang menuangkan waktu mempelajari saya. melihat gerak gerik saya dengan seksama. memperhatikan. mengambil gambar sesekali. wajah saya, tangan saya. mendengarkan pikiran saya. sesekali memancing saya berbicara sendiri ke udara.Memperhatikan saja dengan seksama. Terus terang saya penasaran. Sedang apa Dia. Iya yang diatas Sana , apa yang sedang dia takdirkan untuk saya setahun lalu itu.

lantas sekarang ? sekarang saya bahkan belum menyadari , bahwa waktu dari saya berantakan hingga hari ini sudah setahun lebih , hampir dua tahun.

Jadi beginilah saya. perempuan dua puluh satu tahun yang sedang berdiri ditengah masa lalu dan masa depan.
Hilang fokus, naik turun, dan sedang dicobai kenangan dan harapan.

Lalu?

biar saja,
katanya waktu menyembuhkan semuanya.
ikuti saja permainannya. lempar dadunya. mainkan.
Kalau kalah?
pulang saja, seperti saya, kembali ke sesatu yang menjadikan saya bertubuh dari darah dan daging.
kalau menang ?
saya hanya berhapa yang Diatas Sana Itu berbaik hati
memberi saya sosok yang bisa memeluk saya setiap hari dengan hangat yang sama
dan menikmati 30 detik sampai 1 menit  pelukannya itu
yang bahagianya memenuhi kebutuhan sehari.
merasakan lembutnya dia.
mencium aroma rambutnya.
melihat senyumnya.
mengecup mata terpejamnya.
menyentuh sela-sela jemarinya.

itu saja Tuhan.
tapi setiap hari.

Senin, September 5

#hanyakenangan




Menunggumu adalah
tanah yang tabah menadah deras hujan.
Setia mendaraskan puisi dengan senyuman.
Meneteskan basah di samarsamar tangisan.
Sebab hanya dengan puisi aku dapat menemuimu dalam ketiadaan. 

Jumat, Agustus 12

Dua puluh satu ( 1990-2011)

Dua puluh satu tahun itu  seperti kehidupan yang baru saja dimulai
hitungan nya dimulai dengan detik yang bergeser dengan lamban dan tersengal
dengan nafas yang baru terasa untuk dijalani , dengan nyawa yang masih membayang belum kokoh
beberapa kali tubuh ini  tersengat matahari dan siraman hujan yang menjadi jadi.
rasanya masih seperti kehidupan baru lahir

Dua puluh satu tahun  adalah beberapa jalanan yang belum tercapai,
harapan harapan yang masih saja tercatat di list takdir ,
sebagian baru saja berjalan dan yang sudah tercoret tanda telah dikerjakan masih sedikit sekali 
jarum timbangan perbuatan diri  yang meluncur indah ke kanan, sebagian besar masih saja kekiri
dan kebingungan mengambil keputusan masih menghinggapi , karna rasanya memang seperti itu
seperti kehidupan baru saja dimulai

Dua puluh  satu tahun itu  berisi pencarian hati yang belum terselesaikan,
masih disinggasananya  sebuah pertanyaan " kapan "



Dua puluh  satu tahun  meliputi nafas yang tersengal,
tawa yang tergelak, tangis yang terisak
dalam ruangan yang hampir penuh dengan barang barang Orang orang
beberapa diantaranya terlukis indah , dan sebagian hitam buram kemerahan

Dua puluh satu tahun bagi seorang khairiah  adalah menghadapi kenyataan
bahwa beberapa hal yang sangat kita takutkan bisa saja menjadi kenyataan.
Beberapa mimpi yang sangat diingini mungkin tidak akan pernah terjadi.
dan dua puluh satu tahun yang selalu menjadi penguat perjalanan adalah 
"mensyukuri"


Khairiah Panggabean , 10 Agustus 2011

Selasa, Juli 26

Met Milad Ayah

Ayah memang Tidak pernah memeluk saya seerat ibu , bahkan dikepulangan saya, dia jarang memeluk saya , tapi dia selalu mengelus kepala saya lebih lama dari ibu , selama yang dia ingin , dan saya akan diam kemudian merapikan jilbab saya setelahnya . dan itu sudah cukup , cukup bagi saya mengetahui , ayah sama besar mengkhawatirkan saya dengan ibu , ayah juga  sama mencintai saya , sebesar cinta yang dia bisa :)

Selamat Ulang Tahun Ayah ,
Terimakasih Tuhan yang Maha baik
Memberi  ayah yang luar biasa berusia 54 tahun ,
Berkahkan Umur ayah saya Tuhan ,
Dan Satukanlah kami senantiasa dalam ikatan kasih sayang sedekat ini Selalu , Amin

Senin, Juli 25

Autiz ( 2 )

Melihat sarah , menulis tentang saya itu , seperti melihat keajaiban yah , atau , tentang kita yang berbagi sejauh ini memang keajaiaban  kan sarah ? ^_^
Atau…. sarah sayang ,
Kita memang sedang  menciptakan keajaiban ?,
karena ketika kita tengah merajut diksi diksi kata  itu dengan perasaan sayang  , nah ,, sapa yang bisa menyangkal rasa sayang semacam ini bukan sebuah keajaiban ?
Menulis ulang cerita perjalanan kita ketika sama sama dulu , merangkum puluhan bulan keterpisahan  yang tercerabut  dari hidup kita yang berjauhan

Apa kabarmu Autizz ?

Menemukan tulisan tentang  saya   di Blogmu , seperti menemukan mata rantai yang hilang.
Meraup setiap keping kenangan yang terserak acak, lantas merapikannya lagi,
membaca dan menikmatinya perlahan-lahan.
Terima kasih ,
kamu sudah menuliskannya begitu indah

walaupun kamu tidak menanyakan kabar saya ,
tapi saya ingin bilang tiz ;
Belakangan, hidup dan hari-hari saya terasa semakin penuh.
Begitu banyak yang ingin saya ceritakan, sampai seringkali bingung mana yang harus ditulis lebih dulu. Terlalu banyak yang harus disyukuri, dicatat, dan diabadikan, juga kadang ada yang perlu disembunyikan
Dan rasanya dunia berputar terlalu cepat , serasa sehari hanya 18 jam , tidak lebih

Rambut saya yang kamu kenang itu tiz ,
sudah tidak ada lagi , maafkan saya ,
kalau kamu melihat saya setelah ini , kamu nggak akan bilang saya  “sejelek”  itu lagi
saya sudah mirip Vanessa Hudgens , walaupun tidak sama persis , tapi sebelas duabelas lah  :D
tawa saya juga sudah tidak selebar itu lagi  , sejak menjadi sekteraris ,
saya sudah terbiasa  seperti nona nona berhak tinggi  yang ketika tertawa merapikan letak gigi saya
tapi , kalau suara saya , masih selembut itu tiz ,
masih selembut yang kamu kenang   #testes123  :D hehe


Bahagia sesungguhnya datang dari hal-hal yang sederhana kan tizz .
Kadang kita melihatnya tergelincir jatuh dari langit.
Begitu saja.
Sederhana,
seperti  ketika saya  melihatmu merindukan saya  disana , ditulisanmu ..
saya bahagia 
dan merindukanmu ?  kali ini 5 kali lipat rasanya 

Minggu, Juli 24

He ( 1 )

Bintang malam katakan padanya ,
aku ingin melukis sinarmu dihatinya
Embun pagi katakan  padanya ,
biar kudekap erat waktu dingin melengguhnya
(kerispatih – lagu rindu )

Saya suka petikan lagu ini , selalu ,
saya suka musiknya yang harmonis , dan suara Sammy yang romantis 
dan syairnya yang sederhana , dan liriknya yang mudah , dan temponya yang asyik ..
seperti cinta , seperti dia  #tsahh :D

Saya ingin katakan ,  waktu lagu ini sedang saya dengarkan , dikepala saya sedang ada seseorang yang menjejali , etah apa yang dia lakukan , malam ini dia masuk dalam kepala saya , bahkan saya sedikit butuh lagu seperti diatas untuk menikmati sensasinya yang berjejalan sepertinya tetap disitu dari tadi pagi.


Pokoknya hari ini entah mengapa , saya tahu dia baik , saya tahu dia manis ,baik , dan manis ..
ahh.. cukup, saya harus menikmati lagunya dulu , nanti dia keburu pergi dari kepala saya ..

#bersambung

Sabtu, Juli 23

Kak Lime Menikah

12 jam penuh dengan tertawa :)
Jadi hidup seperti apa lagi yang lebih indah dari menikmati liburan  seperti ini ?
Kami jalan jalan lagi , liburan lagi ,  saya berserta 20 orang rekan kantor lainnya hari ini ke sidikkalang
ada seorang teman kami , kak lime , OS , menikah J

saya selalu suka pernikahan , kata kakak sepupu saya , saya suka acara pernikahan karna saya belum menikah , tapi rasanya kok tidak yah , saya dari kecil selalu menyukai setiap acara pernikahan , dan paling sebel jika tidak diajak ibu saya pergi ke kerabat yang sedang mengadakan acara pernikahan, dan kesukaan itu tetap melekat , walaupun sekarang saya belum menikah , tapi nantinya, setelah saya menikah pun , saya tetap menyukai acara pernikahan itu rasanya

Yang menikah itu kakak “temen betumbuk” ( betumpuk  itu seperti bertinju ) saya haha..:D
Namanya kak lime , dia tidak cantik , pendek dan jelek ,  jauh lebih manis sayalah kemana mana  (semoga dia tidak baca ini ) hehe, Tapi dia dapet suami yang baik  dan ganteng  kayak bang Posma  , sungguh terlalu, yah kak lime , kakak mengalahkan saya yang manis ini :D  whehehe #dilemparCPU.
Jadi kak lime itu , korban yang selalu tempat saya ngadu ngadu kalo lagi saya baik , tapi kalau saya sedang “ ganas “ seperti ikan hiu , dan ribut ribut dengan kerjaan di sekum  dulu yang banyak , kak lime yang baik dan tabah itu (Tabah??!!$^%) akan menjadi korban keganasan saya , dan begitulah memang konsep pertemanan yang kami jalin rasanya , ada yang diam ada yang mencereweti , saya diam kak lime akan mengganas, saya mengganas , kak lime akan diam , bagi saya konsep pertemanan kami itu “ Lucu dan asyik ”

Kak lime bukan orang yang banyak bicara basa basi, tapi, kalo iseng lihat saya diam dia akan selalu Bilang
“ Apa kao key ?!! heh !!” .. hayoo coba dech lihat , apa nggak buat saya naik darah , saya diam diam malah disapa dengan nada nantangin kek gtu, yah saya tinju lah .. hehe.. *yang terakhir itu abaikan , saya tidak seganas itu :D

Actually , jauhnya perjalanan demi melihat  kak lime menikah itu   emang menyita tenaga, tapi ini bukan apa apa kak , saya senang banget melakukan ini demi kakak yang akan menjadi “ mamak-mamak” sepulang cuti nanti :D, berarti , dari cewek cewek disekum dulu, Cuma saya yang masih “ Gadis “ ,, huaaa.. #nangis dipojokan , semoga saya akan segera menyusul juga yah kak  AMIN hehe

saya tidak bisa
  bilang banyak kata kata bijak kak , walaupun saya lebih bijak dari kakak ( semoga kakak tidak baca yang ini juga ) namun kak , kakak udah melangkah 1 langkah lebih maju dibanding saya , yang belum menikah ini , tapi saya Cuma mau bilang kak , langgeng langgeng yah kakak ma abang ganteng itu  , jadi Istri yang patuh  , yang nurut gtu ama suami , jangan dicerewetin terus suaminya pulang kerja entar :D haha
 

"selamat berbahagia untuk pernikahan kakak"
dan kakak pernah tuh bacain ayat yang itu
 “ sesuatu yang dipersatukan Tuhan , tidak bisa diceraikan oleh manusia “ semoga demikian jugalah Rumah tangga kakak nantinya .. Amin , kalo kata ibu saya kak , Menikah itu pelajaran seumur hidup , jadi teruslah saling mengenal dan belajar mengenal  karakter masing masing.

Terakhir , saya mau bilang juga , saya ambil Bunga mawar kuning , punya tetangga bang Posma itu , :D

saya nggak tahan , saya Cuma ijin ama Oppung Oppung yang ada disitu , yang punya rumah lagi sibuk bantuin dikawinan kakak katanya , tapi , saya kan bangsa orang yang nggak sabar kakak sudah tahu itu  , jadi setelah bilang ama Oppung , saya tebang saja mawarnya :D saya masuin mobil , saya bawa ke pandan  hehhe,, tolong ijinkan y kak lim ^_^

salam sayang saya selalu kakak , jangan lama lama cuti kak , udah agak gatel juga tangan saya nggak tinjuin kakak ,,, hehehe Boleh sih kita nggak jadi lawan lagi setelah kakak balik kesini , tapi buruaaaaaannnn buatin saya Ponakaaaannn :D haha ..

udah ahh….. nanti kelihatan banget saya “ care” nya nulis tulisan tentang kakak panjang panjang .. hehe :P


Kamis, Juli 21

Ulamamu itu , seharusnya kebanggaanmu

Bakilah , hari ini saya mau cerewet cerewetan di Blog ini , 
jadi begini , tadi malam kami mengadakan acara Isra' mi'raj , di mesjid kantor , panitia heboh , Al-ustad terbaikpun dicari hingga sampai ke padang sidimpuan ,
acara dilalui demi acara , tapi yang namanya ACARA MASIH DI NEGARA INDONESIA" 
pasti waktunya akan selalu molor , catet yah Molor !! 1 jam hampir 
bukan kesalahan panita , panitia udah berusaha Ontime , tapi gimanapun , gak mungkin juga acara dimulai dengan bangku bangku undangan masih kosong melompong kan ?
Okeh Okeh.. efek keterlambatan ini adalah al-ustadz yang ceramahnya juga telat 
" disaat orang seharusnya udah cuci kaki cuci gigi , si Al-ustadz  ini baru ceramah "
mungkin gtu yang terbersit dihati para undangn undangan sekalian , tapi saya selaku panitia cuma juga bisa membersitkan dalam hati " SOPO SURUH TELATTT "

Actually , acara berjalan dengan lancar, dan semua tertib acara selesai pukul 11 malam lewat dikit , catet yah , hanya lewat dikit .

Esok harinya dikantor , ada dua orang rekan kerja saya , yang satu lagi hamil yang satu sedang tidak hamil , disiang hari yang cerah dan hot ini , membahas lagi tema puasa bagi orang hamil , sebagaimana dibahas oleh Al-ustadz nya tadi malem , mereka asyik memberikan komentar sana sini , membuat saya sedikit mengerutkan kening , dan paling PALAK ( dongkol ) saat yang hamil memberikan komentar yang sungguh buat saya pengen gigit gelas ?? ( Hah ?? kok jadi semacam kuda lumping saya ? ! ) 

dia bilang " AL-Ustadz nya sih , nggak jelasss banget " 
saya pun , mulai nggak sabar , mosok Al-ustadz dibilang nggak jelas ,


tahukan kalian wahai wanita wanita yang buat saya gondok siang hari nan cerah ini , Al-ustadz itu belajar sejak lama , tidak makan dan tidak tidur menggali ilmu , berdakwah kesana kemari memperjuangkan agama Allah ini , dia tidak punya waktu luang bergosip sana sini seperti kalian , sholatnya On time dimesjid , malam hari , sewaktu manusia manusia lain mendengkur dengan kencangnya , dia merapalkan doa-doa  untuk keselamatan ummat , untuk perjuangannya menyelamatkan ummat , mengarahkan ummat , dan ummat ummat itu kalian termasuk didalamnya tau nggak sihhhh !! kalian bahkan sering disebutnya dalam doa doa nya setiap hari dalam sujudnya , dia menghiasi rakaat sholat malamnya dengan tak putus berdzikir .. jadi dibagian mana kalian sebut dia dengan " AL-Ustadz yang tak jelas ??!" Tega banget yah kalian ... Kejam banget rasanya , Al-ustadz ingat kalian dalam doa , kalian ingat dia dal;m gosip , dengan embel embel " NGGAK  jelas .." pula


Terakhir saya berdoa 
" Semoga Allah bukakan pintu hikmah bagi saya dan terkhusus bagi kalian , rekan rekan kerja wanita yang sangat saya cintai , kadang kita terlalu memandang rendah sesuatu teman , padahal seujungkuku ilmunya pun belum ada pada diri kita " saya sayang kalian , semoga kita sekalian  dijauhkan dari segala " Perbuatan yang menghinakan diri kita sendiri teman " Amin Ya rabbal alamin








terakhir saya Mau kkutip kata kata seorang Al-ustadz yang sangat saya Kagumi : Salim A Fillah Di twitter pribadinya sebagai bahan renungan kita bersama :









"Berada di antara 'ulama adalah nikmat yang agung; saat diam menyimak mengalirlah ilmu; saat bicara datanglah umpan balik menambah pemahaman."

"Di hadapan 'ulama, kita sering kehilangan ilmu justru karena lebih suka berbincang dibanding menyimak & mempertanyakan daripada merenungkan."




Wallahu a'lam






Sabtu, Juli 16

Tuhan baik ?? .. ah Selalu :)

saya sangat percaya tuhan , Iya , saya yang bernama Khairiah panggabean ini memang bukan makhluk yang baik, masih kurang banyak dalam beribadah ,  masih judes dan galak , masih sering nyakitin hati orang disekitar saya , tapi saya benar benar mempercayai Tuhan dalam segala hal yang saya lakukan ,


bulan depan saya sudah 21 tahun, bukan remaja lagi, kalo kata ibu saya , kalo saya dinikahkan sudah punya anak dua , *dasaribusaya*, jadi saya sebenarnya Cuma mau bilang , di dua puluh satu tahun itu , saya benar benar melihat Tuhan bekerja dengan sangat adil dalam hidup saya.
Dulu umur 12 tahun , saya sudah diantarkan ibu saya sekolah , jauuh di kota kabupaten tapanuli tengah ini , pandan, saya anak tamat kelas enam Es de dengan sangat beraninya hidup kost tanpa tukang cuci, tanpa tukang masak, dan sering merasa sendirian apalagi kalau maghrib telah tiba , kumpul keluarga setiap malam itu sudah tidak pernah saya rasakan sejak saya usia 12 tahun ,

tapi saya selalu berdoa ketika magrib tiba , “ Tuhan , saya takut sendirian , saya kangen ibu saya , saya kangen ayah saya , saya kangen adik adik saya , saya takut sendirian.. “itu doa yang selalu saya ucapkan ketika masih SMP dulu
Lantas apa jawaban tuhan dengan doa doa saya itu ?

Sebentar .. saya mau lanjut sedikit dulu ..

sejak I SMP tulah saya sudah terbiasa semuanya sendiri, lebih tepatnya , saya memenuhi semua yang saya butuhkan sendirian, kalo lagi malas , saya sering berdialog dengan diri sendiri , seperti “ laper yah , tapi kalo saya terus terusan dikamar dan tidak beli makanan keluar , saya tidak akan kenyang, saya bisa sakit , kalo saya sakit , siapa yang akan ngurus saya?”

Buat saya dialog seperti itu penting , sangat penting , karna semua hal yang saya lakukan , saya tahu alasannya ,
Tamat SMP , teman teman saya bingung , mau melanjutkan kemana, saya ? saya tidak pernah bingung , saya sudah pilih SMA terbaik di pandan ini yang akan menjadi sekolah lanjutan saya “ SMA MATAULI”  karena itu tadi , saya takut sendirian , saya takut terlalu jauh dari keluarga saya

waktu begitu kencangnya berlari, tamat SMA , semuanya menjadi jelas , kemana Arah Tuhan menjawab doa doa saya , saya memilih PLN , diantara 6
  universitas yang telah menerima saya menjadi mahasiswanya , semuanya saya abaikan , saya Memilih pilihan orang tua saya , bukan apa apa , saya hanya selalu percaya bahwa pilihan mereka lebih hebat dari pilihan saya , dan saya takut memilih “sendirian”

Sekarang jelas , diantara teman teman 1 kantor yang paling dekat jarak nya dengan keluarganya , Cuma saya , sejak masuk PLN ini , saya baru merasa , mereka , keluarga saya itu , tidak jauh dari saya , saya Cuma butuh 2 jam kurang lebih menyambangi mereka dirumah , sedangkan teman teman saya itu ? , ada yang butuh berhari hari, hanya untuk bisa melihat apa yang berubah dari rumahnya?  , berapa kerutan yang bertambah di kening orang tuanya , dan sehatkah adik kakaknya ?!
 

sejak itu juga , saya tahu , saya tidak pernah sendirian  , saya tidak pernah kangen dengan orang tua saya , karena siangnya saya kangen , malamnya saya bisa berada dipekulan ibu .. ayah…saya , atau adik adik saya , dan paginya saya bisa masuk kantor seperti biasa, Tuhan menjawab doa saya ya !? tentu saja .. bagi saya , semua yang saya rasakan sekarang adalah jawabannya …

Tuhan baik ?? .. ah Selalu  :) 

Jumat, Juli 8

tertoreh

“Maaf jika aku tak bisa menyembunyikan rindu yang telah menjelma cinta seutuhnya. Maaf juga aku tak bisa lari dari dirimu, karena hatiku telah kau kuras habis hingga ke akar-akarnya.” -Moammar Emka-

Akan  selalu ada yang hilang dari hati
Ketika kau masih saja merambasi kenangan kenangan itu
Menilik kebelakang , menyapu jalan , menjinjiti sampah
Akan selalu ada riak seperti tersiram  garam pada luka terbuka
Sangat pedih selalu seperti itu

Kau Cuma mau melihat apa rasa itu masih ada katamu  ?
Hai bodoh
Sudah kau tahu jawabannya kan ?
Rasa itu masih ada
Riak riak perasaan itu masih ada ?
Kau mau apakan ?
Bunuh saja dia … tikam ujungnya , biarkan berdarah darah ..

Kau lihat lagi dan kau putar lagi memorinya
Mau sampai dimana  perasaan itu tetap kau biarkan tercabik cabik
Hah ?
Semuanya sudah sempurna buat dia sekarang ?
Lantas buatmu ?
Kau masih saja bagai onggokan  rapuh setelah kau ditinggalkannya
Tolong yakin kan aku , ini bukan apa apa , tolong yakinkan , bahwa dia bukan apa apa
Tolong jangan lihat lagi kebelakang , tumpuk saja semua dibagian yang telah tertingal itu
Lalu segeralah mencari tempat baru
Bukankah kau  juga ingin menikmati pemandangan yang sempurna
Merasakan kakimu menjejak nyata dengan kesempurnaan itu ?
Kau harus beranjak
Segera bergerak
Harus 
tanpa tapi 

(Allah .. Dekap aku ... Karna Engkau penyedia dekap sejati )